Gardu diperbaiki, Bogor digilir pemadaman listrik
Jum'at, 05 Oktober 2012 - 18:48 WIB
Gardu diperbaiki, Bogor digilir pemadaman listrik
A
A
A
Sindonews.com - Selama dua pekan pelanggan listrik di wilayah Kota/Kabupaten Bogor dan sebagian Depok dipastikan bakal terkena dampak perbaikan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) yang terbakar di PLN Cibinong, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis 4 Oktober 2012 lalu.
Dampaknya itu berupa pemadaman listrik secara bergilir saat beban puncak pemakaian listrik pukul 17.00-22.00 WIB.
Kepala Hubungan Masyarakat PT PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Bogor Kusumawan mengatakan, akibat kerusakan trafo di gardu induk di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pihaknya mendapat 'jatah' pengurangan beban sekitar 150 megawatt hingga trafo selesai diperbaiki.
"Setiap penggiliran dilakukan tiga jam dengan jumlah pelanggan berkisar 50.000-100.000 pelanggan rumah tangga," kata Kusumawan.
Meski demikian, pemadaman bergilir itu tidak berlaku pada kantor-kantor pelayanan umum dan objek vital, seperti rumah sakit, kantor pemerintah, kepolisian.
"Pengecualian pemadaman akan diberlakukan di kantor-kantor pelayanan, seperti kantor Polisi, Rumah Sakit, kantor Pemerintahan dan objek vitas seperti Istana Kepresidenan," jelasnya.
Seperti diketahui, ardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) PLN Cibinong, yang berlokasi di Jalan Mercedes Benz-Wanaherang, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor terbakar. Akibatnya, seluruh aliran listrik wilayah Kota/Kabupaten Bogor padam dan gelap gulita.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga Kota/Kabupaten Bogor lantaran tak ada pemberitahuan terkait kejadian itu dan kepastian menyala kembali.
"Setidaknya kalau memang itu insiden kebakaran, kenapa nggak memberikan pemberitahuan dan kepastian kapan menyala kembali, kalau seperti ini saya merugi," ujar Ani Suryani, 40, pemilik konveksi di Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (4/10/2012).
Dampaknya itu berupa pemadaman listrik secara bergilir saat beban puncak pemakaian listrik pukul 17.00-22.00 WIB.
Kepala Hubungan Masyarakat PT PLN Area Pelayanan Jaringan (APJ) Bogor Kusumawan mengatakan, akibat kerusakan trafo di gardu induk di Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pihaknya mendapat 'jatah' pengurangan beban sekitar 150 megawatt hingga trafo selesai diperbaiki.
"Setiap penggiliran dilakukan tiga jam dengan jumlah pelanggan berkisar 50.000-100.000 pelanggan rumah tangga," kata Kusumawan.
Meski demikian, pemadaman bergilir itu tidak berlaku pada kantor-kantor pelayanan umum dan objek vital, seperti rumah sakit, kantor pemerintah, kepolisian.
"Pengecualian pemadaman akan diberlakukan di kantor-kantor pelayanan, seperti kantor Polisi, Rumah Sakit, kantor Pemerintahan dan objek vitas seperti Istana Kepresidenan," jelasnya.
Seperti diketahui, ardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) PLN Cibinong, yang berlokasi di Jalan Mercedes Benz-Wanaherang, Desa Cicadas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor terbakar. Akibatnya, seluruh aliran listrik wilayah Kota/Kabupaten Bogor padam dan gelap gulita.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga Kota/Kabupaten Bogor lantaran tak ada pemberitahuan terkait kejadian itu dan kepastian menyala kembali.
"Setidaknya kalau memang itu insiden kebakaran, kenapa nggak memberikan pemberitahuan dan kepastian kapan menyala kembali, kalau seperti ini saya merugi," ujar Ani Suryani, 40, pemilik konveksi di Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (4/10/2012).
(gpr)
Lihat Juga :