Pengelolaan SDA dengan renegosiasi

Sabtu, 06 Oktober 2012 - 19:00 WIB
Pengelolaan SDA dengan...
Pengelolaan SDA dengan renegosiasi
A A A
Sindonews.com - Pentingnya pengelolaan sumber daya alam (SDA) dengan menggunakan konsep baru, yaitu renegoisasi. Salah satu renegosiasi adalah renegoisasi terhadap sejumlah kontrak pertambangan.

Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa, diperlukan suatu konsep baru tentang cara kita melakukan pengolahan SDA, yaitu dengan merenegoisasi. Oleh karena itu, tidak dibenarkan lagi ekplorasi oleh kontraktor-kontraktor, maksimal 25.000 hektar lahan.

"Tidak boleh terjadi SDA dikeruk, dan dieksplorasi. Semuanya harus dikelola oleh smelter di Indonesia. Selain itu, kita harus melihat apakah pengelolaan tersebut adil," katanya dalam Seminar Nasional "Sumber Daya Alam untuk Rakyat" di Grand City, Surabaya, Sabtu (6/10/2012).

Hatta menambahkan, penggerukan tidak hanya dilakukan oleh pekerja-pekerja, namun juga dapat dilakukan para insinyur. Jika itu yang terjadi, dia khawatir, negara ini akan lamban untuk maju.

"Selama ini kan royalti hanya 1 persen, kita tidak mau. Kita ingin agar sahamnya itu didivestasi ke Indonesia dan kita ingin agar lahan yang dikelola, dikembalikan sebagian ke negara," tambahnya. Ini berlaku bagi perusahaan tambang yang melakukan eksplorasi di Indonesia

Selain itu, pemerintah berharap pengusaha lokalnya ikut berpartisipasi agar tumbuh usaha-usaha di daerah dan pemberdayaan masyarakat. "Renegosiasi itu akan mengurangi resiko ekplorasi. Selain itu, saya menghimbau agar betul-betul manajemen ikut didalamnya. Jangan dilepas kemana-mana, harus dikelola dengan penuh tanggung jawab," tandas Hatta.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Kelembagaan dan Kebijakan...
Kelembagaan dan Kebijakan Ekonomi
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Kemenag Segera Miliki...
Kemenag Segera Miliki Instrumen Asesmen Kompetensi Madrasah
Kemendes PDT dan Transmigrasi...
Kemendes PDT dan Transmigrasi Ajak ISSF Sosialisasikan PP No. 11/2021 Terkait Kelembagaan BUMDES
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
27 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved