KPP dan Bappenas godok investasi PPN Palipi

Minggu, 07 Oktober 2012 - 17:51 WIB
KPP dan Bappenas godok...
KPP dan Bappenas godok investasi PPN Palipi
A A A
Sindonews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) melakukan penggodokan terhadap nilai investasi pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palipi, di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

KKP menetapkan perkiraan nilai investasi pembangunan PPN Palipi sebesar USD18 juta. Sementara itu, dalam perencanaan Bappenas, anggaran investasinya ditaksir mencapai USD50 juta.

“KKP telah menetapkan nilai investasi sebesar USD18 juta, dan Bappenas sebesar USD50 juta. Tapi, hal itu masih akan dilakukan penggodokan,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulbar, Akbar Tahir, di Majene, pekan lalu.

Dikatakan Akbar, dalam penggodokan nilai investasi itu, Pemprov Sulbar dan Pemkab Majene akan tetap dilibatkan untuk menetapkan nilai investasi pembangunan PPN Palipi Majene. “Karena itu, pemprov dan pemkab akan merencanakan secara optimal melalui pengembangan metode sesuai perkembangan yang ada,” jelas Akbar.

Karena itu, proses pembangunan PPN Palipi terus berjalan demi menunjukkan keseriusan Sulbar maupun Majene dalam mengembangkan program yang akan menelan anggaran ratusan miliar itu.

Akbar menyampaikan, Pemrov dan Pemkab Majene akan tetap berupaya melakukan beberapa langkah kepada pemerintah pusat sehingga ini mampu menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi yang dimiliki. Salah satunya adalah, melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan mega proyek PPN Palipi, yang anggarannya ditaksir menghabiskan sekira Rp6 miliar.

Disampaikan Akbar, bahwa PPN Palipi telah diusulkan dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) bersamaan dengan 10 mega proyek yang dijalankan oleh pemerintah pusat.

Sebelumnya, pemerintah pusat melalui KKP juga mengalokasikan pembangunan PPN Palipi sebesar Rp21 miliar melalui APBN guna menunjang beberapa perencanaan awal. "Kita harap, proses penggodokan bisa segera selesai dan ditetapkan berapa nilai investasi yang disepakati pemerintah pusat,” tutup Akbar Tahir.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan...
CPI Rilis Dasbor Pembiayaan Listrik, Soroti Lonjakan Investasi EBT
Bijak Memilih, Berikut...
Bijak Memilih, Berikut Tips Aman Berinvestasi di Aset Digital
Daftar 14 Investasi...
Daftar 14 Investasi Ilegal yang Distop Satgas Waspada Investasi
Korban Dugaan Investasi...
Korban Dugaan Investasi Bodong Tanyakan Kelanjutan Kasusnya ke OJK
Penipuan Investasi Bodong...
Penipuan Investasi Bodong Dengan Kedok Investasi Beras
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
50 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved