PTPP miliki sisa dana IPO Rp275,59 M
Selasa, 09 Oktober 2012 - 10:44 WIB
PTPP miliki sisa dana IPO Rp275,59 M
A
A
A
Sindonews.com - PT PP Tbk (PTPP) menyatakan, dana sisa penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) yang masih dimiliki perseroan per akhir September 2012 sebesar Rp275,59 miliar. Sisa dana IPO tersebut ditempatkan perseroan dalam bentuk deposito di bank domestik maupun asing.
Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, total dana hasil IPO perseroan sebesar Rp581,83 miliar. Namun, setelah dikurangi biaya penawaran umum, maka hasil bersih dari IPO sebesar Rp566,06 miliar. "Per akhir September 2012, dana IPO yang digunakan sebesar Rp290,48 miliar," kata dia di Jakarta, Selasa (9/10/2012).
Realisasi dana IPO tersebut digunakan perseroan untuk melakukan penyertaan saham pada perusahaan patungan (joint venture/JV), yang akan dibentuk dalam rangka pembangunan proyek pembangkit listrik senilai Rp58,39 miliar dan modal kerja Rp232,09 miliar.
Sementara itu, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 15 Juni 2011, dana hasil IPO digunakan untuk melakukan penyertaan saham pada perusahaan patungan, yang akan dibentuk dalam rangka pembangunan proyek pembangkit listrik sekitar 47 persen atau setara Rp266,05 miliar, sekitar 12 persen untuk penyertaan saham pada anak perusahaan bidang usaha properti dan realty senilai Rp67,93 miliar.
Selain itu, untuk modal kerja sebesar Rp232,09 miliar. Adapun sisa dana hasil IPO perseroan sebesar Rp275,59 miliar ditempatkan di sejumlah perbankan dalam bentuk deposito.
Direktur Utama PTPP Bambang Triwibowo dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan, total dana hasil IPO perseroan sebesar Rp581,83 miliar. Namun, setelah dikurangi biaya penawaran umum, maka hasil bersih dari IPO sebesar Rp566,06 miliar. "Per akhir September 2012, dana IPO yang digunakan sebesar Rp290,48 miliar," kata dia di Jakarta, Selasa (9/10/2012).
Realisasi dana IPO tersebut digunakan perseroan untuk melakukan penyertaan saham pada perusahaan patungan (joint venture/JV), yang akan dibentuk dalam rangka pembangunan proyek pembangkit listrik senilai Rp58,39 miliar dan modal kerja Rp232,09 miliar.
Sementara itu, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 15 Juni 2011, dana hasil IPO digunakan untuk melakukan penyertaan saham pada perusahaan patungan, yang akan dibentuk dalam rangka pembangunan proyek pembangkit listrik sekitar 47 persen atau setara Rp266,05 miliar, sekitar 12 persen untuk penyertaan saham pada anak perusahaan bidang usaha properti dan realty senilai Rp67,93 miliar.
Selain itu, untuk modal kerja sebesar Rp232,09 miliar. Adapun sisa dana hasil IPO perseroan sebesar Rp275,59 miliar ditempatkan di sejumlah perbankan dalam bentuk deposito.
(rna)
Lihat Juga :