Ekonomi RI dibawah ekspektasi dipicu eksternal
Kamis, 11 Oktober 2012 - 16:21 WIB
Ekonomi RI dibawah ekspektasi dipicu eksternal
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) menyatakan rendahnya pertumbuhan ekonomi dibanding ekspektasi awal akibat menurunnya kinerja sektor eksternal. Dari ekspektasi yang diasumsikan sebelumnya, pertumbuhan ekonomi domestik diperkirakan hanya mampu mencapai 6,3 persen.
"Dewan Gubernur menilai perekonomian domestik masih tumbuh cukup baik walaupun tidak setinggi perkiraan semula," kata Gubernur BI Darmin Nasution di kantornya, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Kendati demikian, menurutnya, konsumsi dan investasi yang berorientasi permintaan domestik tetap tumbuh tinggi. Dimana, penurunan ekspor telah berdampak pada penurunan produksi dan investasi yang berorientasi ekspor.
"Ke depan, pertumbuhan ekonomi masih akan ditopang oleh permintaan domestik yang cukup kuat dan potensi membaiknya ekspor meskipun masih dibayangi oleh ketidakpastian perekonomian global," jelasnya.
Bank sentral, dia menambahkan, berdasarkan kebijakannya tetap diarahkan untuk menjaga keseimbangan eksternal dengan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi domestik. "Berbagai kebijakan yang telah dilakukan akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan dinamika perekonomian tersebut," pungkasnya.
"Dewan Gubernur menilai perekonomian domestik masih tumbuh cukup baik walaupun tidak setinggi perkiraan semula," kata Gubernur BI Darmin Nasution di kantornya, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Kendati demikian, menurutnya, konsumsi dan investasi yang berorientasi permintaan domestik tetap tumbuh tinggi. Dimana, penurunan ekspor telah berdampak pada penurunan produksi dan investasi yang berorientasi ekspor.
"Ke depan, pertumbuhan ekonomi masih akan ditopang oleh permintaan domestik yang cukup kuat dan potensi membaiknya ekspor meskipun masih dibayangi oleh ketidakpastian perekonomian global," jelasnya.
Bank sentral, dia menambahkan, berdasarkan kebijakannya tetap diarahkan untuk menjaga keseimbangan eksternal dengan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi domestik. "Berbagai kebijakan yang telah dilakukan akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan dinamika perekonomian tersebut," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :