AirAsia batalkan akusisi, Batavia ngaku tidak rugi
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 16:00 WIB
AirAsia batalkan akusisi, Batavia ngaku tidak rugi
A
A
A
Sindonews.com - PT Metro Batavia (Batavia Air) menegaskan, pembatalan akusisi yang dilakukan AirAsia Berhard tidak akan merugikan perusahaan.
Direktur Komersial Batavia Air Sukirno Sukarno mengatakan, pembatalan akuisisi tersebut karena belum adanya kesepakatan. Namun, dia menegaskan, pembatalan tidak akan memberi pengaruh apapun terhadap kinerja perusahaan.
"Tidak ada kerugian dari pembatalan akuisisi ini karena bisnis kita masih tetap jalan," kata dia kepada Sindonews, Sabtu (13/10/2012).
Sukirno menjelaskan, perusahaan baru mengetahui kabar pembatalan tersebut pada Jumat malam. Menurut dia, pembatalan tersebut terjadi lantaran belum adanya kesepakatan antara kedua pihak. Namun, dia membantah, pembatalan tersebut terkait dengan harga atau nilai akuisisi yang telah disepakati pada Juli lalu.
"Belum ada kesepakatan, tapi tidak ada hubungannya dengan nilai akuisisi lantaran sudah disepakati," tandasnya.
Seperi diketahui, AirAsia Berhard dan Fersindo Nusaperkasa, yang merupakan pemegang saham mayoritas Indonesia AirAsia akan memebeli seluruh saham PT Metro Batavia senilai USD80 juta secara bertahap.
Presiden Direktur AirAsia Indonesia yang juga Presiden Direktur Fersindo Nusaperkasa Dharmadi sebelumnya sempat menuturkan, akuisisi dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mengakuisisi saham mayoritas sebesar 76,95 persen. Tahap kedua, akuisisi sisa saham sebesar 23,05% persen. Akusisi tersebut sebelumnya diharapkan rampung pada kuartal II tahun depan.
Jika akuisisi tersebut terjadi, maka AirAsia Berhard akan memeiliki saham sebesar 49 persen di Metro Batavia grup, sedangkan sisanya dimiliki Fersindo Nusaperkasa.
Direktur Komersial Batavia Air Sukirno Sukarno mengatakan, pembatalan akuisisi tersebut karena belum adanya kesepakatan. Namun, dia menegaskan, pembatalan tidak akan memberi pengaruh apapun terhadap kinerja perusahaan.
"Tidak ada kerugian dari pembatalan akuisisi ini karena bisnis kita masih tetap jalan," kata dia kepada Sindonews, Sabtu (13/10/2012).
Sukirno menjelaskan, perusahaan baru mengetahui kabar pembatalan tersebut pada Jumat malam. Menurut dia, pembatalan tersebut terjadi lantaran belum adanya kesepakatan antara kedua pihak. Namun, dia membantah, pembatalan tersebut terkait dengan harga atau nilai akuisisi yang telah disepakati pada Juli lalu.
"Belum ada kesepakatan, tapi tidak ada hubungannya dengan nilai akuisisi lantaran sudah disepakati," tandasnya.
Seperi diketahui, AirAsia Berhard dan Fersindo Nusaperkasa, yang merupakan pemegang saham mayoritas Indonesia AirAsia akan memebeli seluruh saham PT Metro Batavia senilai USD80 juta secara bertahap.
Presiden Direktur AirAsia Indonesia yang juga Presiden Direktur Fersindo Nusaperkasa Dharmadi sebelumnya sempat menuturkan, akuisisi dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mengakuisisi saham mayoritas sebesar 76,95 persen. Tahap kedua, akuisisi sisa saham sebesar 23,05% persen. Akusisi tersebut sebelumnya diharapkan rampung pada kuartal II tahun depan.
Jika akuisisi tersebut terjadi, maka AirAsia Berhard akan memeiliki saham sebesar 49 persen di Metro Batavia grup, sedangkan sisanya dimiliki Fersindo Nusaperkasa.
(rna)
Lihat Juga :