Shocking, lalu apa lagi?

Minggu, 14 Oktober 2012 - 11:55 WIB
Shocking, lalu apa lagi?
Shocking, lalu apa lagi?
A A A
Apakah Anda sudah mengisi jawaban-jawaban yang ada di artikel “Marketing Revolution” minggu lalu? Karena itu penting untuk membantu memonitor strategi pemasaran Anda agar bisa lebih baik dan efektif.

Jadi jika Anda belum mengisinya, silakan buka kembali artikel “Marketing Revolution” minggu lalu dan segera isi sesuai dengan pertanyaan yang ada, karena sudah banyak orang yang bisa terbantu dengan dibimbing pertanyaan- pertanyaan tersebut. Jika Anda sudah mengisi, silakan ikuti artikel minggu ini,yaitu bagaimana agar penawaran Anda selain Shocking tapi juga menguntungkan, baik untuk pelanggan maupun untuk bisnis Anda. Namun sebelumnya, apa respons Anda jika ada suatu iklan ataupun penawaran berisi seperti ini: “Beli Rumah berhadiah TV LCD” (Mungkin Anda sudah sering mendengarkan atau melihatnya ? )

“Beli rumah berhadiah AC”. Anda sudah sering mendengar? “Beli Rumah berhadiah lapangan golf?” Yang ini mungkin dari Anda juga sudah ada yang tahu bahwa ternyata: bukan semua lapangan golfnya menjadi milik seseorang yang membeli satu rumah, namun merupakan milik bersama-sama dari para pembeli rumah. Jadi, dari Anda mungkin tidak begitu heran atau kaget melihat atau mendengarnya lagi. Tapi kalau, “Beli rumah berhadiah Mobil Ferrari” dan satu Ferrari benar-benar untuk satu pembeli. Ditambah lagi, Ferrari tersebut merupakan special edition.

Anda mulai tertarik? Atau mungkin anda kaget dibuatnya?

Apa Anda pernah mendengar bahwa ada agen properti yang benar-benar menawarkan sebuah Ferrari special edition bagi mereka yang membeli rumah tertentu di Malibu dari agen properti tersebut. Ditambah lagi, ada fasilitas private spa, sekaligus anda juga bisa menjadi tetangga dari para selebritas ternama.

Anda semakin tertarik?

Meskipun belum mempunyai gambaran tentang bagaimana bentuk rumahnya, berapa harganya dan sebagainya, setidaknya orang yang membaca atau melihat penawaran itu akan memberikan perhatian tersendiri dan akan menceritakan informasi tersebut kepada orang lain. Hal itu merupakan suatu bentuk penawaran yang shocking dan layak berita, dan hasilnya? banyak media yang meliput berita tersebut sehingga bisa menjadi suatu strategi promosi yang efektif.Bayangkan, dari berbagai negara memberitakan informasi tersebut.

Setidaknya si agen penjual rumah di Malibu tersebut melakukan efisiensi promosi dengan press release seperti itu. Tentunya banyak ide kreatif yang bisa kita lakukan sehingga bisa menarik perhatian banyak orang. Namun, menarik saja tidaklah cukup. Buatlah penawaran anda menjadi sesuatu yang shocking bagi target market Anda, sekaligus bisa memberikan manfaat dan tentunya juga layak berita, maka Anda akan mendapatkan hasil yang dahsyat. Sekali lagi , setidaknya Anda bisa melakukan efisiensi dalam strategi promosi.

Maka itu, mulailah fokus pada added-value marketing Anda, antara lain bisa dengan membuat daftar/listing apa saja yang bisa Anda lakukan untuk membuat penawaran yang shocking,layak berita dan bermanfaat tersebut, serta memiliki value yang tinggi (tidak harus selalu dengan harga/ biaya/ongkos yang mahal), lakukan tes kecil terlebih dahulu. Jika responsnya sesuai yang anda harapkan, Anda bisa lakukan dan ulangi hingga akhirnya apa yang Anda lakukan benar-benar mendukung pemasaran Anda pula.

Mungkin Anda pernah mendengar ada penawaran yang shocking,, namun ternyata tidak bermanfaat bagi orang yang melihat atau mendengar penawaran tersebut, sehingga mereka tidak mau membeli dan tidak mau mereferensikan produk/jasa Anda.

Pertanyaannya, “Ketika sudah banyak kompetitor yang melakukan hal yang sama,yaitu memberikan suatu penawaran yang “shocking”, sehingga apa yang Anda tawarkan seolah tidak “gereget” lagi? Lalu, apa yang harus Anda lakukan ?”

Ung Desem Waringin - Pelatih Sukses No. 1 Indonesia dan Stephanus P Hardjanto - TDW Senior Coach Partner (mai)
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terancam Tutup, Perusahaan...
Terancam Tutup, Perusahaan Perparkiran Butuh Sederet Relaksasi Pajak
Sosialisasikan COVID-19,...
Sosialisasikan COVID-19, Pengelola Apartemen Manfaatkan Jaringan TV Lokal
Pabrik Mulai Berproduksi,...
Pabrik Mulai Berproduksi, VW Ubah Logo seperti Game PacMan
Jukir CentrePark Kembalikan...
Jukir CentrePark Kembalikan Dompet Temuan Berisi Jutaan Rupiah ke Pemiliknya
Pura Trans dan Hino...
Pura Trans dan Hino Latih Smart Driving untuk Para Sopir
Berkat Kerja Keras Tim,...
Berkat Kerja Keras Tim, CentrePark Raih Penghargaan Wajib Pajak Terbaik
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
1 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
2 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
2 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
3 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
3 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
4 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved