Indonesia perluas pasar ekspor ke Selandia Baru
Minggu, 14 Oktober 2012 - 15:30 WIB
Indonesia perluas pasar ekspor ke Selandia Baru
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan berencana memperluas pasar ekspor ke Australia dan Selandia Baru.
Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menyatakan, Australia dan Selandia Baru semakin memberikan perhatian kepada Indonesia.
“Kedua negara ini memberikan perhatian yang semakin besar kepada Indonesia, bukan saja karena kita adalah tetangga Asia yang terdekat bagi mereka, tetapi juga karena pertumbuhan ekonomi dan demografi Indonesia yang sangat menjanjikan,” ujar Gita Wirjawan dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (14/10/2012).
Sebagai usaha untuk memperluas pasar ekspor Indonesia ke Selandia Baru, Gita menyampaikan masukan atas rencana Pemerintah Selandia Baru untuk menerapkan kebijakan Plain Packaging for Tobacco Products dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Selandia Baru, Tim Groser di Auckland, Kamis 11 Oktober 2012 lalu.
Selain itu, Indonesia juga menekankan keinginan untuk dapat memasarkan produk buah-buahan tropis di Selandia Baru, seperti manggis, mangga dan salak.
Terkait penerapan label Environmental Choice New Zealand, Indonesia meminta kerja sama dari pihak Selandia Baru untuk dapat mengakui Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang diterapkan Indonesia agar produk berbasis kayu dari Indonesia mendapatkan akses lebih mudah ke pasar Selandia Baru.(mai)
Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan menyatakan, Australia dan Selandia Baru semakin memberikan perhatian kepada Indonesia.
“Kedua negara ini memberikan perhatian yang semakin besar kepada Indonesia, bukan saja karena kita adalah tetangga Asia yang terdekat bagi mereka, tetapi juga karena pertumbuhan ekonomi dan demografi Indonesia yang sangat menjanjikan,” ujar Gita Wirjawan dalam rilisnya di Jakarta, Minggu (14/10/2012).
Sebagai usaha untuk memperluas pasar ekspor Indonesia ke Selandia Baru, Gita menyampaikan masukan atas rencana Pemerintah Selandia Baru untuk menerapkan kebijakan Plain Packaging for Tobacco Products dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Selandia Baru, Tim Groser di Auckland, Kamis 11 Oktober 2012 lalu.
Selain itu, Indonesia juga menekankan keinginan untuk dapat memasarkan produk buah-buahan tropis di Selandia Baru, seperti manggis, mangga dan salak.
Terkait penerapan label Environmental Choice New Zealand, Indonesia meminta kerja sama dari pihak Selandia Baru untuk dapat mengakui Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang diterapkan Indonesia agar produk berbasis kayu dari Indonesia mendapatkan akses lebih mudah ke pasar Selandia Baru.(mai)
(gpr)
Lihat Juga :