Timah ekspansi ke Myanmar tahun depan
Selasa, 16 Oktober 2012 - 19:14 WIB
Timah ekspansi ke Myanmar tahun depan
A
A
A
Sindonews.com - PT Timah Tbk (TINS) berencana melakukan ekspansi ke Myanmar. Perusahaan timah pelat merah itu, saat ini telah mengajukan permohonan kepada pemerintah Myanmar dan diharapkan ekspansi bisa terealiasi pada tahun depan.
"Namun, kami mengalami sedikit kendala, karena di sana mengalami pergantian menteri. Jadi, kemungkinan sedikit lebih lama," kata Corporate Secretary TINS Agung Nugroho ketika dihubungi, Selasa (16/10/2012).
Menurut dia, Menteri baru tersebut harus mempelajari proposal perseroan. Namun, prosesnya tidak mengulang dari awal. Jika sudah mendapatkan izin, lanjut dia, nantinya perseroan akan seperti investor baru, yakni dengan melakukan eksplorasi penambangan.
"Yang pasti kita ingin go internasional sesuai permintaan Menteri BUMN," tandasnya.
Perseroan akan mencari tambang timah dan mengenai jenis tambangnya, Agung memastikan akan mengincar tambang yang sudah berproduksi, meski tidak terlalu besar produksinya. Namun, sayangnya dia masih enggan mengungkapkan berapa nilai investasi itu lantaran masih dalam tahap kalkulasi.
"Paling penting, kita menyiapkan dana untuk biaya-biaya yang wajib disetorkan dan biaya aplikasi karena itu yang harus dilakukan dahulu," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Timah Sukrisno menambahkan, perseroan selain berencana membuka tambang, juga pabrik pengolahan timah di Myanmar pada tahun depan. "Di Myanmar memang belum ada. Kita akan nambang baru di situ," kata Sukrisno.
Dia menilai, ekspansi ini sejalan dengan langkah perseroan, yang tengah fokus memperbaiki lingkungan serta melakukan eksplorasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Namun, kami mengalami sedikit kendala, karena di sana mengalami pergantian menteri. Jadi, kemungkinan sedikit lebih lama," kata Corporate Secretary TINS Agung Nugroho ketika dihubungi, Selasa (16/10/2012).
Menurut dia, Menteri baru tersebut harus mempelajari proposal perseroan. Namun, prosesnya tidak mengulang dari awal. Jika sudah mendapatkan izin, lanjut dia, nantinya perseroan akan seperti investor baru, yakni dengan melakukan eksplorasi penambangan.
"Yang pasti kita ingin go internasional sesuai permintaan Menteri BUMN," tandasnya.
Perseroan akan mencari tambang timah dan mengenai jenis tambangnya, Agung memastikan akan mengincar tambang yang sudah berproduksi, meski tidak terlalu besar produksinya. Namun, sayangnya dia masih enggan mengungkapkan berapa nilai investasi itu lantaran masih dalam tahap kalkulasi.
"Paling penting, kita menyiapkan dana untuk biaya-biaya yang wajib disetorkan dan biaya aplikasi karena itu yang harus dilakukan dahulu," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Timah Sukrisno menambahkan, perseroan selain berencana membuka tambang, juga pabrik pengolahan timah di Myanmar pada tahun depan. "Di Myanmar memang belum ada. Kita akan nambang baru di situ," kata Sukrisno.
Dia menilai, ekspansi ini sejalan dengan langkah perseroan, yang tengah fokus memperbaiki lingkungan serta melakukan eksplorasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
(rna)
Lihat Juga :