Program penghematan diperketat

Rabu, 17 Oktober 2012 - 09:26 WIB
Program penghematan...
Program penghematan diperketat
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Portugal meluncurkan detil program penghematan anggaran 2013. Kebijakan baru itu menjadi program penghematan paling ketat dalam sejarah negara tersebut.

Menteri Keuangan Portugal Vitor Gaspar mengatakan, program anggaran tersebut merupakan satu-satunya cara bagi negara untuk memenuhi target di bawah dana talangan (bailout). “Dalam program tersebut pajak pendapatan akan mengalami kenaikan 13,2 persen pada tahun depan dari 9,8 persen tahun ini,” kata Gaspar dikutip BBC, Selasa (16/102012).

Dia menambahkan, selain memperbarui sektor fiskal, Portugal akan memangkas belanja sebesar 2,7 miliar euro untuk 2013 dan merumahkan 2 persen dari 600.000 pegawai di sektor publik. Dia menambahkan, saat ini Portugal tidak memiliki ruang untuk melakukan manuver.

Sementara di sisi lain, jika meminta lebih banyak waktu untuk mendapat bailout, justru akan membawa Lisbon pada kegagalan serta kediktatoran utang.

Menurut Gaspar, program penghematan anggaran memungkinkan Portugal untuk mengurangi defisit anggaran menjadi 4,5 persen pada tahun depan. Sehingga, sejalan dengan target defisit yang ditetapkan Uni Eropa, yakni 3 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Seperti diketahui, saat ini Portugal tengah mengalami resesi terburuk sejak 1970 silam, dengan tingkat pengangguran di atas 15 persen dan diperkirakan meningkat menjadi 16,4 persen pada tahun depan.

Setelah Pemerintah Portugal mengumumkan rencana program penghematan, sekitar 2.000 pengunjuk rasa berkumpul di luar gedung parlemen yang menuntut agar adanya pengunduran diri dari pemerintah saat ini. Sementara, pimpinan oposisi Partai Sosialis Antonio Jose Seguro mengungkapkan bahwa rancangan anggaran tersebut diibaratkan sebagai bom atom fiskal.

Senada dengan Seguro, Serikat Perdagangan Portugal CGTP menyatakan, program penghematan merupakan serangan terhadap martabat rakyat Portugal. Lebih lanjut Gaspar mengutarakan, program anggaran akan mengurangi pendapatan pajak Portugal dari 8 persen menjadi 5 persen. Selain itu, akan ada pengurangan pajak sebesar 4 persen dari penghasilan tenaga kerja pada tahun depan.

“Pajak keuntungan modal juga akan meningkat dari 25 persen menjadi 28 persen,” imbuh dia. Pemerintah Portugal memperkirakan, perekonomian akan menyusut setidaknya 3 persen pada tahun ini dan 1 persen tahun depan. Tetapi, banyak ekonom memprediksi ekonomi Madrid akan terkontraksi lebih besar pada 2013.

Soros Soroti Jerman

Di bagian lain, pebisnis dan investor miliarder asal Amerika Serikat (AS) George Soros mengutarakan, Jerman harus mengambil tanggung jawab untuk menyelamatkan blok mata uang tunggal dari kehancuran yang telah dibuat oleh krisis utang zona euro.

“Saat ini terdapat bahaya nyata dari krisis dan cara menyelesaikannya adalah Jerman harus menerima komitmen besar guna membantu kepentingan negara-negara anggota zona euro serta memainkan peran sebagai negara yang baik,” katanya dikutip Reuters.

Namun, jika Jerman tidak mau melakukan tindakan, maka alternatif lain adalah negara tersebut harus meninggalkan kawasan Eropa. Menurutnya, negara terkuat di Eropa tersebut harus bertindak sebagai pemimpin serikat seperti yang telah AS lakukan untuk dunia setelah Perang Dunia Kedua.

Sebelumnya Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) dan menteri keuangan dari beberapa negara telah menekan Jerman untuk melakukan tindakan yang diperlukan untuk menyelamatkan euro dan mengatasi krisis yang juga melumpuhkan perekonomian global.

Sementara, Perdana Menteri (PM) Yunani Antonis Samaras memaparkan, pihaknya yakin bahwa Athena akan mendapatkan bailout tahap kedua dari pemberi pinjaman internasional atau troika yakni IMF, Uni Eropa, dan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB). “Yunani akan mendapat keputusan dari pembicaraan anggaran penghematan dengan troika guna mendapat bailout tahap berikutnya,” ungkapnya.

Meski begitu, menurut Menteri Keuangan Yunani Yannis Stounaras, negosiasi kemungkinan tidak akan selesai pada Kamis (18/10) pekan ini bersamaan dengan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Portugal, Menteri...
Di Portugal, Menteri Trenggono Beberkan Jurus Sakti Ekonomi Biru
Portugal Bangkit dari...
Portugal Bangkit dari Ketinggalan untuk Menaklukkan Skotlandia 2-1 di UEFA Nations League
Lumat Israel, Portugal...
Lumat Israel, Portugal Tutup Persiapan Piala Eropa 2020 dengan Sempurna
Strategi Baru Tak Berjalan...
Strategi Baru Tak Berjalan Mulus, Fernando Santos: Portugal Masih Harus Perbaiki Diri
Ratusan Warga Brasil...
Ratusan Warga Brasil di Lisbon, Portugal Menyaksikan Terpilihnya Lula Da Silva Sebagai Presiden Brasil
Borong Dua Gol, CR7...
Borong Dua Gol, CR7 Cetak Rekor Baru dan Bawa Kemenangan Portugal Atas Irlandia
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
5 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
6 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
6 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
7 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
7 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
7 jam yang lalu
Infografis
Fakta Program Makan...
Fakta Program Makan Bergizi Gratis untuk Anak Balita dan Pelajar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved