Forum Asosiasi tolak kenaikan tarif listrik

Kamis, 18 Oktober 2012 - 09:40 WIB
Forum Asosiasi tolak...
Forum Asosiasi tolak kenaikan tarif listrik
A A A
Sindonews.com – Sejumlah asosiasi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Asosiasi Nasional (Forkan) menolak rencana kenaikan tarif tenaga listrik (TTL) sebesar 15 persen tahun depan. Forkan beralasan, kenaikan TTL menyebabkan biaya produksi melonjak dan menyebabkan daya saing produk lokal turun.

Forum tersebut terdiri dari Asosiasi Pemilik Merek Lokal Indonesia (AMIN); Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi); Gabungan Elektronika (Gabel); Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API).

Asosiasi Mebel Indonesia (Asmindo); The Indonesian Iron and Steel Industry Associations (IISIA); Asosiasi Industri Sarung Tangan Karet Industri; Asosiasi Kaca Lembaran dan Pengaman (AKLP); Asosiasi Industri Kemasan; Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo); Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo); serta Forum Industri Pengguna Gula (FIPG).

“Pengaruh menaikkan TTL sekitar 15 persen terhadap industri kosmetika dan jamu menyebabkan kenaikan biaya sebesar 14,54 perseb. Akibatnya, harga pokok penjualan (HPP) naik sebesar 14,75 persen. Dan, asumsinya, akan memacu kenaikan harga bahan baku juga,” ungkap Ketua Umum AMIN Putri K Wardani dalam keterangan tertulis di Jakarta kemarin.

Sekjen Gapmmi Franky Sibarani mengatakan, industri makanan dan minuman terus mengalami tekanan selama tahun ini, mulai dari kenaikan harga bahan baku seperti gandum, kedelai,dan gula.Selain itu, ada kenaikan upah minimum regional (UMR) lebih dari 20–26 persen di wilayah Banten,kenaikan harga gas industri sekitar 35 persen per September 2012 dan 15 persen pada awal April 2013.

“Belum lagi masalah lama yang memberatkan industri makanan dan minuman belum teratasi, yakni bunga bank yang tinggi, biaya logistik yang mahal, pungli, dan infrastruktur yang buruk,” cetusnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diskon Tarif Listrik...
Diskon Tarif Listrik Sebabkan Deflasi Januari 2025
Jawaban Bahlil Soal...
Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Penyesuaian Tarif Listrik...
Penyesuaian Tarif Listrik bagi Golongan Mampu Berlaku Juli Mendatang
Resmi, Ini Rincian Tarif...
Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik Terbaru per Oktober-Desember 2024
10 Negara dengan Tarif...
10 Negara dengan Tarif Listrik Termahal di Dunia
Kabar Baik, Tarif Listrik...
Kabar Baik, Tarif Listrik Tidak Naik Sampai Akhir Tahun 2025
Berita Terkini
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
3 jam yang lalu
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
4 jam yang lalu
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
5 jam yang lalu
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
5 jam yang lalu
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
6 jam yang lalu
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
6 jam yang lalu
Infografis
Gubernur Muzakir Manaf,...
Gubernur Muzakir Manaf, Mantan Panglima GAM yang Tolak 4 Pulau Aceh Masuk Sumut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved