Multipolar bentuk perusahaan patungan ritel ponsel
Kamis, 18 Oktober 2012 - 11:57 WIB
Multipolar bentuk perusahaan patungan ritel ponsel
A
A
A
Sindonews.com - PT Multipolar Tbk (MLPL) melalui anak usahanya PT Prima Karya Sejati mendirikan perusahaan patungan dengan PT OkeShop bernama PT Nusantara Trimultiprima.
Sekretaris Perusahaan Multipolar Chrysologus R N Sinulingga mengatakan, tujuan perusahaan membentuk perusahaan patungan tersebut demi meningkatkan kegiatan usaha dalam bidang ritel, dengan nama Modern Mobile Solution (MOMO).
"MOMO akan fokus pada penjualan telepon selular (ponsel) dan aksesorisnya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan profitabilitas dan jaringan ritel perseroan," kata dia dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/10/2012).
Modal yang ditempatkan dan disetor PT Prima Karya Sejati dan PT Nusantara Trimultiprima sebesar Rp12 miliar atau 49 persen dari total modal disetor dan ditempatkan mencapai Rp25 miliar. PT Nusantara Trimultiprima merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan secara ritel produk-produk telekomunikasi.
Sementara, dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) MLPL beberapa waktu lalu disepakati rencana perseroan membeli aset bisnis inti PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) sebesar Rp3,2 triliun. Saat ini, MLPL menguasai sekitar 50,2 persen saham MPPA.
Dana pembelian aset inti tersebut berasal dari pinjaman Deutsche Bank AG Cabang Singapura senilai Rp1,9 triliun dan sisanya dari internal perusahaan. Diperkirakan, transaksi ini tidak akan rampung tahun ini, namun diharapkan terealisasinya aksi korporasi tersebut memberi dampak positif terhadap kinerja MLPL ke depan.
Sekretaris Perusahaan Multipolar Chrysologus R N Sinulingga mengatakan, tujuan perusahaan membentuk perusahaan patungan tersebut demi meningkatkan kegiatan usaha dalam bidang ritel, dengan nama Modern Mobile Solution (MOMO).
"MOMO akan fokus pada penjualan telepon selular (ponsel) dan aksesorisnya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan profitabilitas dan jaringan ritel perseroan," kata dia dalam laporannya di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (18/10/2012).
Modal yang ditempatkan dan disetor PT Prima Karya Sejati dan PT Nusantara Trimultiprima sebesar Rp12 miliar atau 49 persen dari total modal disetor dan ditempatkan mencapai Rp25 miliar. PT Nusantara Trimultiprima merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan secara ritel produk-produk telekomunikasi.
Sementara, dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) MLPL beberapa waktu lalu disepakati rencana perseroan membeli aset bisnis inti PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) sebesar Rp3,2 triliun. Saat ini, MLPL menguasai sekitar 50,2 persen saham MPPA.
Dana pembelian aset inti tersebut berasal dari pinjaman Deutsche Bank AG Cabang Singapura senilai Rp1,9 triliun dan sisanya dari internal perusahaan. Diperkirakan, transaksi ini tidak akan rampung tahun ini, namun diharapkan terealisasinya aksi korporasi tersebut memberi dampak positif terhadap kinerja MLPL ke depan.
(rna)
Lihat Juga :