BKPM optimis target investasi 2012 tercapai
Kamis, 18 Oktober 2012 - 14:16 WIB
BKPM optimis target investasi 2012 tercapai
A
A
A
Sindonews.com - Deputi Bidang Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Himawan Hariyoga menyatakan yakin target investasi 2012 sangat mungkin akan tercapai.
"Kami optimis target investasi 2012 dapat tercapai," katanya usai menghadiri Forum Dialog "Trade and Investment Forum: Strengthening Indonesia's Position in The Global Market" di JI Expo, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Berdasarkan data BKPM, realisasi investasi pada Semester I/2012 sebesar Rp148,1 triliun atau 52 persen dari target investasi 2012 senilai Rp283,5 triliun. Angka ini meningkat 28,1 persen dari realisasi investasi 2011 Semester I yang hanya berjumlah Rp115,6 triliun.
Sebanyak 76 persen investasi berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN), 24 persen sisanya penanaman modal asing (PMA). Singapura, Jepang, Korsel, USA, Australia menjadi 5 negara terbesar dalam investasi PMA di Indonesia.
Sektor-sektor yang paling diminati investor asing adalah pertambangan, kimia dan farmasi, listrik, gas, air, makanan, logam, mesin, dan elektronik.
Lebih jauh, Himawan memaparkan, realisasi tahun ini sangat mungkin melampaui target, karena biasanya investasi akan meningkat pada triwulan ke-II hingga ke-IV. Artinya, realisasi investasi pada Semester II bisa lebih dari Semester I yang sudah 52 persen dari target, atau bisa lebih tinggi dari target. "Kalau melihat tren, biasanya investasi meningkat setelah triwulan ke-II," imbuhnya.
"Kami optimis target investasi 2012 dapat tercapai," katanya usai menghadiri Forum Dialog "Trade and Investment Forum: Strengthening Indonesia's Position in The Global Market" di JI Expo, Jakarta, Kamis (18/10/2012).
Berdasarkan data BKPM, realisasi investasi pada Semester I/2012 sebesar Rp148,1 triliun atau 52 persen dari target investasi 2012 senilai Rp283,5 triliun. Angka ini meningkat 28,1 persen dari realisasi investasi 2011 Semester I yang hanya berjumlah Rp115,6 triliun.
Sebanyak 76 persen investasi berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN), 24 persen sisanya penanaman modal asing (PMA). Singapura, Jepang, Korsel, USA, Australia menjadi 5 negara terbesar dalam investasi PMA di Indonesia.
Sektor-sektor yang paling diminati investor asing adalah pertambangan, kimia dan farmasi, listrik, gas, air, makanan, logam, mesin, dan elektronik.
Lebih jauh, Himawan memaparkan, realisasi tahun ini sangat mungkin melampaui target, karena biasanya investasi akan meningkat pada triwulan ke-II hingga ke-IV. Artinya, realisasi investasi pada Semester II bisa lebih dari Semester I yang sudah 52 persen dari target, atau bisa lebih tinggi dari target. "Kalau melihat tren, biasanya investasi meningkat setelah triwulan ke-II," imbuhnya.
(gpr)
Lihat Juga :