BP Migas bantah ada kesalahan tata niaga gas

Senin, 22 Oktober 2012 - 14:14 WIB
BP Migas bantah ada...
BP Migas bantah ada kesalahan tata niaga gas
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) R. Priyono membantah ada kesalahan pada tata niaga gas. Hal ini terkait laporan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang mencatat kerugian PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero sebesar Rp37 triliun, yang disebabkan oleh tata niaga gas untuk pembangkit listrik.

"Kami kalau memberikan gas mengikuti Peraturan Menteri," kata Priyono di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (22/10/2012).

Dia menjelaskan, dalam aturan kementerian sudah ada prioritas pengalokasian gas. Dengan demikikan, institusinya hanya melaksanakannya sesuai aturan. "Menteri ada prioritas 1, 2, 3, 4. Kemudian, ekspor juga tidak ada lagi. Jadi, kami sebagai badan pelaksana melaksanakan saja," jelasnya.

Priyono bahkan menegaskan sudah menyanggah hasil temuan dari BPK tersebut. "Menurut BPK kan begitu, tapi kami jawab dan kami tidak sembarangan. Ada aturan Menteri untuk ngasih gas itu. Pertama, untuk meningkatkan lifting, ke dua untuk makanan. Kami sudah sanggah temuan BPK," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rudi Rubiandini membenarkan laporan audit BPK terhadap PLN merupakan persoalan tata niaga gas.

Sedianya, tindak lanjut soal ini akan dibahas hari ini bersama Komisi VII DPR RI bersama pemerintah dan pihak terkait lainnya. Namun dikarenakan Jero Wacik selaku Menteri ESDM dan Dahlan Iskan sebagai mantan Direktur Uatam PLN tidak hadir, maka rapat ditunda hingga Rabu (24/10/2012).

"Ya mudah-mudahan nanti hari Rabu bisa diterangkan karena belum boleh dibuka. Betul, itu masalah tata niaga gas," ungkap Rudi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dukung Kepedulian pada...
Dukung Kepedulian pada Sesama, Kementerian ESDM Hibahkan Aset ke Lembaga Kemanusiaan
Pakai Kursi Roda, PNS...
Pakai Kursi Roda, PNS Kementerian ESDM Priyo Andi Gularso Diperiksa KPK
Penggeledahan Di Kantor...
Penggeledahan Di Kantor ESDM, Arifin Benarkan Terkait Dugaan Korupsi Tukin
Banyak Proyek Migas...
Banyak Proyek Migas Alami Stagnasi, Investasi Tak Capai Target
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian ESDM Dipotong Rp3,5 Triliun
KPK Geledah Kantor Kementerian...
KPK Geledah Kantor Kementerian ESDM, Penyidik Bawa 2 koper
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved