Perusahaan herbal Jepang akan investasi di Bantaeng
Rabu, 24 Oktober 2012 - 13:28 WIB
Perusahaan herbal Jepang akan investasi di Bantaeng
A
A
A
Sindonews.com - Perusahaan obat herbal Jepang Enseki Aojiru Co.Ltd, berencana melakukan investasi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Perusahaan yang memanfaatkan sayuran tersebut ingin memanfaatkan produk sayuran di Kecamatan Ulu Ere. Menurut Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah rencana tersebut sudah diterimanya saat menghadiri undangan Walikota Matsuyama, Katsuhito Noshi, di Jepang baru-baru ini.
“Mereka terkesan dengan berbagai jenis sayuran yang diproduksi petani di Kecamatan Uluere,” ungkap Nurdin, di Bantaeng, Rabu (24/10/2012).
Karena itu, perusahan yang berpusat di Kota Matsuyama itu berencana membangun industri langsung di lokasi penanaman sayuran Uluere yang merupakan kawasan agrowisata. Selain produk sayuran seperti kol, kentang, sawi, wortel, kata Nurdin, berbagai jenis sayuran lainnya, kawasan ini juga diperkaya tanaman apel, strawberry dan berbagai jenis bunga.
“Undangan Walikota Matsuyama terkait bantuan pemerintah setempat sejak tiga tahun lalu. Bantuan tersebut dalam bentuk kendaraan tanggap darurat yang kini dimanfaatkan Brigade Siaga Bencana (BSB) Bantaeng,” ujar orang nomor satu di kabupaten berjuluk Butta Toa tersebut.
Nurdin menyebutkan, Walikota Matsuyama Katsuhito Noshi berharap kedua kota (Bantaeng dan Matsuyama) tetap menjalin kerja sama erat. Kata Nurdin, Katsuhito Noshi juga menyatakan terima kasihnya kepada Bupati Bantaeng karena telah memberi pelayanan yang baik terhadap mahasiswa Ehime University Jepang yang sudah melakukan kuliah kerja nyata serta masyarakat Jepang lainnya yang berkunjung ke Bantaeng selama ini.
Jika tidak ada aral melintang, sebanyak 35 orang pengusaha dari Jepang, termasuk Rektor Ehime University dan jajarannya juga akan berkunjung ke Bantaeng 13 November 2012. Para pengusaha itu akan melihat dari dekat potensi di Bantaeng.
Perusahaan yang memanfaatkan sayuran tersebut ingin memanfaatkan produk sayuran di Kecamatan Ulu Ere. Menurut Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah rencana tersebut sudah diterimanya saat menghadiri undangan Walikota Matsuyama, Katsuhito Noshi, di Jepang baru-baru ini.
“Mereka terkesan dengan berbagai jenis sayuran yang diproduksi petani di Kecamatan Uluere,” ungkap Nurdin, di Bantaeng, Rabu (24/10/2012).
Karena itu, perusahan yang berpusat di Kota Matsuyama itu berencana membangun industri langsung di lokasi penanaman sayuran Uluere yang merupakan kawasan agrowisata. Selain produk sayuran seperti kol, kentang, sawi, wortel, kata Nurdin, berbagai jenis sayuran lainnya, kawasan ini juga diperkaya tanaman apel, strawberry dan berbagai jenis bunga.
“Undangan Walikota Matsuyama terkait bantuan pemerintah setempat sejak tiga tahun lalu. Bantuan tersebut dalam bentuk kendaraan tanggap darurat yang kini dimanfaatkan Brigade Siaga Bencana (BSB) Bantaeng,” ujar orang nomor satu di kabupaten berjuluk Butta Toa tersebut.
Nurdin menyebutkan, Walikota Matsuyama Katsuhito Noshi berharap kedua kota (Bantaeng dan Matsuyama) tetap menjalin kerja sama erat. Kata Nurdin, Katsuhito Noshi juga menyatakan terima kasihnya kepada Bupati Bantaeng karena telah memberi pelayanan yang baik terhadap mahasiswa Ehime University Jepang yang sudah melakukan kuliah kerja nyata serta masyarakat Jepang lainnya yang berkunjung ke Bantaeng selama ini.
Jika tidak ada aral melintang, sebanyak 35 orang pengusaha dari Jepang, termasuk Rektor Ehime University dan jajarannya juga akan berkunjung ke Bantaeng 13 November 2012. Para pengusaha itu akan melihat dari dekat potensi di Bantaeng.
(rna)
Lihat Juga :