Laba bersih Viva melesat 289,5%
Rabu, 24 Oktober 2012 - 17:32 WIB
Laba bersih Viva melesat 289,5%
A
A
A
Sindonews.com - PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) pada kuartal III-2012 membukukan laba bersih sebesar Rp85,3 miliar atau naik 289,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan laba ini didukung dari laba sebelum pajak, bunga, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) naik 47,4 persen menjadi Rp271,55 miliar. Adapun EBITDA margin sampai kuartal III-2012 mencapai 29,6 persen, tumbuh signifikan dibandingkan kuartal III tahun lalu sebesar 25,1 persen.
Selain itu, perseroan juga mengklaim membukukan pendapatan senilai Rp916,53 miliar atau tumbuh 25 persen dibandingkan periode yang sama di 2011 sebesar Rp733,33 miliar.
Peningkatan pendapatan tersebut juga diikuti dengan efisiensi dari sisi operasional. Seperti beban biaya umum dan administrasi hanya naik 3,53 persen dari Rp378,12 miliar di kuartal III-2011 menjadi Rp391,50 miliar di akhir September 2012.
"Kinerja perusahaan sampai kuartal III-2012 di luar ekspektasi, mengingat ketatnya persaingan industri media saat ini. Strategi yang diterapkan perseroan semakin membuat VIVA memiliki daya saing yang unik dan mempunyai nilai intrinsik yang tinggi. Kuncinya adalah strategi yang tepat dalam menciptakan nilai yang unik dan tinggi," kata Presiden Direktur VIVA Erick Thohir, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (24/10/2012).
Menurutnya, strategi micro targetting dilakukan dengan mengubah tvOne (awalnya Lativi) menjadi TV khusus berita dan hiburan, sedangkan ANTV menjadi TV khusus olahraga dan Wanita. Strategi low cost-high impact dilakukan dengan memproduksi acara sendiri (in house) sambil terus meningkatkan kompetensi internal dalam membuat acara-acara yang variatif dan punya nilai jual tinggi.
Sedangkan strategi distribusi dilakukan dengan kehadiran VIVA di setiap platform dan teknologi sesuai dengan perubahan perilaku konsumen.
Kenaikan laba ini didukung dari laba sebelum pajak, bunga, depresiasi dan amortisasi (EBITDA) naik 47,4 persen menjadi Rp271,55 miliar. Adapun EBITDA margin sampai kuartal III-2012 mencapai 29,6 persen, tumbuh signifikan dibandingkan kuartal III tahun lalu sebesar 25,1 persen.
Selain itu, perseroan juga mengklaim membukukan pendapatan senilai Rp916,53 miliar atau tumbuh 25 persen dibandingkan periode yang sama di 2011 sebesar Rp733,33 miliar.
Peningkatan pendapatan tersebut juga diikuti dengan efisiensi dari sisi operasional. Seperti beban biaya umum dan administrasi hanya naik 3,53 persen dari Rp378,12 miliar di kuartal III-2011 menjadi Rp391,50 miliar di akhir September 2012.
"Kinerja perusahaan sampai kuartal III-2012 di luar ekspektasi, mengingat ketatnya persaingan industri media saat ini. Strategi yang diterapkan perseroan semakin membuat VIVA memiliki daya saing yang unik dan mempunyai nilai intrinsik yang tinggi. Kuncinya adalah strategi yang tepat dalam menciptakan nilai yang unik dan tinggi," kata Presiden Direktur VIVA Erick Thohir, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (24/10/2012).
Menurutnya, strategi micro targetting dilakukan dengan mengubah tvOne (awalnya Lativi) menjadi TV khusus berita dan hiburan, sedangkan ANTV menjadi TV khusus olahraga dan Wanita. Strategi low cost-high impact dilakukan dengan memproduksi acara sendiri (in house) sambil terus meningkatkan kompetensi internal dalam membuat acara-acara yang variatif dan punya nilai jual tinggi.
Sedangkan strategi distribusi dilakukan dengan kehadiran VIVA di setiap platform dan teknologi sesuai dengan perubahan perilaku konsumen.
(gpr)
Lihat Juga :