PLTGU Muarakarang padam, PLN salahkan Nusantara Regas
Rabu, 24 Oktober 2012 - 19:33 WIB
PLTGU Muarakarang padam, PLN salahkan Nusantara Regas
A
A
A
Sindonews.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menyalahkan Nusantara Regas (NR) atas terjadinya pemadaman pada pukul 11:14 WIB di PLTGU Muarakarang Blok-2 berkapasitas 645 megawatt (MW).
"Ini akibat supply gas dari Nusantara Regas (NR) mendadak terhenti," ujar Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews, Rabu (24/10/2012).
Menurutnya, ada kesalahan pada pekerjaan vendor NR di onshore receiving facility (ORF) yang salah mencabut kabel, sehingga valve supply gas ke blok-2 langsung menutup. Akibatnya, sejumlah wilayah seperti Bintaro, Serpong, Ciputat, Meruya dan sekitarnya padam.
Namun, perusahaan listrik pelat merah ini segera melakukan perbaikan bertahap, sehingga pada pukul 17.00 WIB sudah kembali normal. Bambang menyatakan, pihaknya akan membuat surat teguran pada pihak NR. Pasalnya, hal ini merugikan pelanggan PLN.
"Karena proses pekerjaan di instalasi NR tidak diinformasikan sebelumnya melalui koordinasi meeting. Tidak disampaikan, baik saat meeting tiap hari Selasa maupun sebelum pekerjaan dilaksanakan," paparnya. Bahkan juga tidak disampaikan bahwa pekerjaan itu bisa berpengaruh ke gangguan supply.
"Ini akibat supply gas dari Nusantara Regas (NR) mendadak terhenti," ujar Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews, Rabu (24/10/2012).
Menurutnya, ada kesalahan pada pekerjaan vendor NR di onshore receiving facility (ORF) yang salah mencabut kabel, sehingga valve supply gas ke blok-2 langsung menutup. Akibatnya, sejumlah wilayah seperti Bintaro, Serpong, Ciputat, Meruya dan sekitarnya padam.
Namun, perusahaan listrik pelat merah ini segera melakukan perbaikan bertahap, sehingga pada pukul 17.00 WIB sudah kembali normal. Bambang menyatakan, pihaknya akan membuat surat teguran pada pihak NR. Pasalnya, hal ini merugikan pelanggan PLN.
"Karena proses pekerjaan di instalasi NR tidak diinformasikan sebelumnya melalui koordinasi meeting. Tidak disampaikan, baik saat meeting tiap hari Selasa maupun sebelum pekerjaan dilaksanakan," paparnya. Bahkan juga tidak disampaikan bahwa pekerjaan itu bisa berpengaruh ke gangguan supply.
(rna)
Lihat Juga :