Marzuki: Laporan Dahlan merusak hubungan antar lembaga
Kamis, 25 Oktober 2012 - 18:35 WIB
Marzuki: Laporan Dahlan merusak hubungan antar lembaga
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) Marzuki Alie menyatakan ketersinggungannya atas pernyataan Dahlan Iskan menyoal anggota DPR yang melakukan pemerasan terhadap BUMN.
"Saya tersinggung. Saya kan anggota DPR juga," ungkap Marzuki Alie, kepada para wartawan di Gedung DPR, Kamis (25/10/2012).
Marzuki mengatakan, hendaknya Dahlan Iskan berhati-hati dengan kata-kata 'anggota'. "Kalau bilang oknum DPR sih nggak apa-apa. Tapi ini kan anggota DPR. Kalimat ini hati-hati betul. Karena menyinggung orang banyak. Apalagi antar lembaga," pungkasnya.
Marzuki juga menantang Dahlan Iskan untuk memberikan bukti, jika memang benar laporan itu berdasarkan kenyataan. Karena laporan tanpa bukti dinilai Marzuki hanya membuat hubungan tidak baik antar lembaga.
"Kalau ada anggota DPR yang minta-minta laporkan dong. Beri buktinya, jangan seperti itu. Akhirnya hubungan nggak baik," lengkap Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu.
Disinggung soal surat edaran yang dikeluarkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam, Marzukie menanggapinya positif.
"Kalau kongkalikong itu kan kalimat yang tidak tendensius. Peringatan kepada kementrian. Saya juga sudah sering bilang, jangan Kementrian memberi sesuatu ke anggota dewan. Kalau Kementerian tidak memberi sesuatu tidak bisa apa-apa anggota dewan itu. Anggota DPR itu jangan diajak. Yang ngajak-ngajak kan eksekutif. Bupati-bupati itu ngajak-ngajak," pungkasnya.
"Saya tersinggung. Saya kan anggota DPR juga," ungkap Marzuki Alie, kepada para wartawan di Gedung DPR, Kamis (25/10/2012).
Marzuki mengatakan, hendaknya Dahlan Iskan berhati-hati dengan kata-kata 'anggota'. "Kalau bilang oknum DPR sih nggak apa-apa. Tapi ini kan anggota DPR. Kalimat ini hati-hati betul. Karena menyinggung orang banyak. Apalagi antar lembaga," pungkasnya.
Marzuki juga menantang Dahlan Iskan untuk memberikan bukti, jika memang benar laporan itu berdasarkan kenyataan. Karena laporan tanpa bukti dinilai Marzuki hanya membuat hubungan tidak baik antar lembaga.
"Kalau ada anggota DPR yang minta-minta laporkan dong. Beri buktinya, jangan seperti itu. Akhirnya hubungan nggak baik," lengkap Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu.
Disinggung soal surat edaran yang dikeluarkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam, Marzukie menanggapinya positif.
"Kalau kongkalikong itu kan kalimat yang tidak tendensius. Peringatan kepada kementrian. Saya juga sudah sering bilang, jangan Kementrian memberi sesuatu ke anggota dewan. Kalau Kementerian tidak memberi sesuatu tidak bisa apa-apa anggota dewan itu. Anggota DPR itu jangan diajak. Yang ngajak-ngajak kan eksekutif. Bupati-bupati itu ngajak-ngajak," pungkasnya.
(gpr)
Lihat Juga :