Samsung pimpin pasar smartphone
Sabtu, 27 Oktober 2012 - 11:30 WIB
Samsung pimpin pasar smartphone
A
A
A
Sindonews.com – Samsung mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri telepon pintar (smartphone) di dunia dengan menguasai 31,3 persen pangsa pasar.
Kesuksesan Samsung dicapai setelah pada kuartal III/2012 membukukan penjualan 56,3 juta unit smartphone di seluruh dunia. Berdasarkan data terbaru firma riset IDC yang dirilis kemarin, momentum kuatnya penjualan Samsung juga disokong oleh produk terbarunya yakni Galaxy S III yang membukukan pengiriman sekitar 18 juta unit.
Penjualan Samsung juga masih jauh di atas Apple Inc yang pada periode yang sama mengirimkan 26,9 juta unit atau 15 persen dari pangsa pasar telepon pintar dunia. Kendati dapat mempertahankan pangsa pasarnya, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, pengiriman produsen telepon seluler asal Korea Selatan itu turun 6 juta unit.
Pada kuartal II/2012, Samsung menguasai pangsa pasar 32,6 persen, sedangkan Apple 16,9 persen. Di posisi ketiga pangsa pasar smartphone terbesar dikuasai BlackBerry, Research In Motion (RIM) dengan 4,3 persen, diikuti ZTE 4,2 persen dan HTC 4 persen.
Pada saat bersamaan, kemarin AFP melaporkan laba bersih Samsung pada kuartal III/2012 mencapai 6,6 triliun won (USD5,97 miliar) atau setara Rp56,7 triliun. Laba tersebut melonjak 91 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dipicu penjualan smartphone, kuatnya permintaan, serta naiknya profitabilitas dari unit panel display.
Meski demikian, analis memperingatkan, meningkatnya persaingan dan kasus gugatan hukum dengan Apple Inc menimbulkan kekhawatiran atas kinerja perusahaan asal perusahaan konglomerasi Negeri Ginseng.
”Saat ini timbul spekulasi bahwa pendapatan Samsung akan mencapai puncaknya pada tahun ini,” imbuh analis NH Investment & Securities Lee SunTae dilansir BBC, kemarin.
Lee menambahkan, saat Samsung tengah menikmati kesuksesan dari produk Galaxy-nya, produsen lain telah merilis model smartphone baru. Salah satunya Apple yang meluncurkan versi terbaru dari iPhone.
Sementara, dalam upaya mendapatkan kembali pangsa pasarnya , HTC dan Nokia juga telah memperkenalkan model-model ponsel pintar baru yang didukung oleh aplikasi Windows 8.
Lebih lanjut analis mengungkapkan, meningkatnya persaingan menandakan perusahaan pembuat smartphone itu harus menurunkan harga produk-produknya untuk menarik pembeli serta membuat anggaran lebih banyak guna pemasaran yang akan berdampak terhadap margin keuntungan.
”Samsung yang sebagian besar pendapatannya berasal dari penjualan smartphone, kemungkinan akan merasakan pengaruh dari langkah tersebut,” papar Nam Dae-Jong, analis Hana Daetoo Securities.
Sementara, Apple Inc sehari sebelumnya menyatakan berhasil membukukan laba kuartal III/2012 sebesar USD8,2 miliar, naik dari USD6,6 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Laba tersebut didukung pendapatan yang mencapai USD36 miliar atau meningkat 27 persen.
Menurut AFP, pada periode Juli-Sepember 2012, Apple membukukan penjualan 26,9 juta iPhone dan 14 juta iPad. Direktur Keuangan Apple Peter Oppenheimer mengutarakan, pihaknya sangat senang dengan pencapaian penjualan iPad sebanyak 14 juta pada kuartal III.
Kesuksesan Samsung dicapai setelah pada kuartal III/2012 membukukan penjualan 56,3 juta unit smartphone di seluruh dunia. Berdasarkan data terbaru firma riset IDC yang dirilis kemarin, momentum kuatnya penjualan Samsung juga disokong oleh produk terbarunya yakni Galaxy S III yang membukukan pengiriman sekitar 18 juta unit.
Penjualan Samsung juga masih jauh di atas Apple Inc yang pada periode yang sama mengirimkan 26,9 juta unit atau 15 persen dari pangsa pasar telepon pintar dunia. Kendati dapat mempertahankan pangsa pasarnya, jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, pengiriman produsen telepon seluler asal Korea Selatan itu turun 6 juta unit.
Pada kuartal II/2012, Samsung menguasai pangsa pasar 32,6 persen, sedangkan Apple 16,9 persen. Di posisi ketiga pangsa pasar smartphone terbesar dikuasai BlackBerry, Research In Motion (RIM) dengan 4,3 persen, diikuti ZTE 4,2 persen dan HTC 4 persen.
Pada saat bersamaan, kemarin AFP melaporkan laba bersih Samsung pada kuartal III/2012 mencapai 6,6 triliun won (USD5,97 miliar) atau setara Rp56,7 triliun. Laba tersebut melonjak 91 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, dipicu penjualan smartphone, kuatnya permintaan, serta naiknya profitabilitas dari unit panel display.
Meski demikian, analis memperingatkan, meningkatnya persaingan dan kasus gugatan hukum dengan Apple Inc menimbulkan kekhawatiran atas kinerja perusahaan asal perusahaan konglomerasi Negeri Ginseng.
”Saat ini timbul spekulasi bahwa pendapatan Samsung akan mencapai puncaknya pada tahun ini,” imbuh analis NH Investment & Securities Lee SunTae dilansir BBC, kemarin.
Lee menambahkan, saat Samsung tengah menikmati kesuksesan dari produk Galaxy-nya, produsen lain telah merilis model smartphone baru. Salah satunya Apple yang meluncurkan versi terbaru dari iPhone.
Sementara, dalam upaya mendapatkan kembali pangsa pasarnya , HTC dan Nokia juga telah memperkenalkan model-model ponsel pintar baru yang didukung oleh aplikasi Windows 8.
Lebih lanjut analis mengungkapkan, meningkatnya persaingan menandakan perusahaan pembuat smartphone itu harus menurunkan harga produk-produknya untuk menarik pembeli serta membuat anggaran lebih banyak guna pemasaran yang akan berdampak terhadap margin keuntungan.
”Samsung yang sebagian besar pendapatannya berasal dari penjualan smartphone, kemungkinan akan merasakan pengaruh dari langkah tersebut,” papar Nam Dae-Jong, analis Hana Daetoo Securities.
Sementara, Apple Inc sehari sebelumnya menyatakan berhasil membukukan laba kuartal III/2012 sebesar USD8,2 miliar, naik dari USD6,6 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Laba tersebut didukung pendapatan yang mencapai USD36 miliar atau meningkat 27 persen.
Menurut AFP, pada periode Juli-Sepember 2012, Apple membukukan penjualan 26,9 juta iPhone dan 14 juta iPad. Direktur Keuangan Apple Peter Oppenheimer mengutarakan, pihaknya sangat senang dengan pencapaian penjualan iPad sebanyak 14 juta pada kuartal III.
(rna)
Lihat Juga :