KPK siap selidiki inefisiensi PLN era Dahlan
Rabu, 31 Oktober 2012 - 17:56 WIB
KPK siap selidiki inefisiensi PLN era Dahlan
A
A
A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyerahkan hasil audit dugaan inefisiensi PT PLN (Persero) Rp37,6 triliun yang saat itu Dahlan Iskan menjabat sebagai Direktur Utama.
"Kita belum menerima. Kita tunggu saja bagaimana laporan BPK itu," kata juru bicara KPK Johan Budi SP, di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2012).
Johan menegaskan, KPK siap menindaklanjuti temuan BPK apakah memang ada tindak pidana korupsi yang dilakukan Dahlan Iskan. Namun, kata Johan, KPK hingga saat ini belum menerima laporan tersebut. "Kalau ada informasi tentu akan ditindaklanjuti," terangnya.
Seperti diketahui, BPK menemukan kerugian negara di PT PLN Rp37,6 triliun. Kerugian itu terjadi akibat inefisiensi Dahlan Iskan mengelola listrik negara dengan menyewa ribuan genset dari luar negeri.
"Kita belum menerima. Kita tunggu saja bagaimana laporan BPK itu," kata juru bicara KPK Johan Budi SP, di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (31/10/2012).
Johan menegaskan, KPK siap menindaklanjuti temuan BPK apakah memang ada tindak pidana korupsi yang dilakukan Dahlan Iskan. Namun, kata Johan, KPK hingga saat ini belum menerima laporan tersebut. "Kalau ada informasi tentu akan ditindaklanjuti," terangnya.
Seperti diketahui, BPK menemukan kerugian negara di PT PLN Rp37,6 triliun. Kerugian itu terjadi akibat inefisiensi Dahlan Iskan mengelola listrik negara dengan menyewa ribuan genset dari luar negeri.
(gpr)
Lihat Juga :