Sentul City cetak pendapatan Rp545 M
Kamis, 01 November 2012 - 15:02 WIB
Sentul City cetak pendapatan Rp545 M
A
A
A
Sindonews.com - PTSentul City Tbk (BKSL) pada kuartal III tahun ini mencetak kenaikan pendapatan bersih sebesar 88,36 persen menjadi Rp545,3 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp289,5 miliar.
Dalam laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (1/11/2012), naiknya pendapatan perseroan seiring naiknya beban pokok pendapatan sebesar 93,56 persen menjadi Rp253,1 miliar dari Rp130,76 pada kuartal III tahun lalu.
Sementara laba bruto yang dibukukan perseroan sepanjang sembilan bulan tahun ini naik 84,03 persen menjadi Rp292,2 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp158,78 miliar. Beban penjualan meningkat menjadi Rp21,59 miliar dari Rp14,17 miliar, beban umum dan administrasi bertambah menjadi Rp55,18 miliar dari Rp47,17 miliar.
Pendapatan operasi tercatat naik menjadi Rp4,8 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,13 miliar. Namun, beban operasi lainnya juga naik jadi Rp8,21 miliar dari Rp8,09 miliar. Akibatnya, laba usaha meningkat 130,1 persen menjadi Rp212,02 miliar dari Rp92,14 miliar pada periode yang sama 2011.
Sementara itu, beban keuangan meningkat tajam jadi Rp10,27 miliar dari Rp266,38 juta pada kuartal III/2011. Adapun, laba bersih tahun berjalan tercatat naik 50,56 persen jadi Rp180,99 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp120,21 miliar.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp180,89 miliar, naik 50,7 persen menjadi Rp180,89 miliar dari Rp120,4 miliar pada kuartal III/2011. Sedangkan, laba bersih per saham dasar tercatat naik jadi Rp5,76 dari Rp4,2 per lembar saham pada kuartal III/2011.
Perseroan sebelumnya menargetkan pendapatan hingga penghujung tahun ini sebesar Rp600 miliar atau naik 10 persen dibanding proyeksi awal tahun ini senilai Rp540 miliar.
Dalam laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (1/11/2012), naiknya pendapatan perseroan seiring naiknya beban pokok pendapatan sebesar 93,56 persen menjadi Rp253,1 miliar dari Rp130,76 pada kuartal III tahun lalu.
Sementara laba bruto yang dibukukan perseroan sepanjang sembilan bulan tahun ini naik 84,03 persen menjadi Rp292,2 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp158,78 miliar. Beban penjualan meningkat menjadi Rp21,59 miliar dari Rp14,17 miliar, beban umum dan administrasi bertambah menjadi Rp55,18 miliar dari Rp47,17 miliar.
Pendapatan operasi tercatat naik menjadi Rp4,8 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp3,13 miliar. Namun, beban operasi lainnya juga naik jadi Rp8,21 miliar dari Rp8,09 miliar. Akibatnya, laba usaha meningkat 130,1 persen menjadi Rp212,02 miliar dari Rp92,14 miliar pada periode yang sama 2011.
Sementara itu, beban keuangan meningkat tajam jadi Rp10,27 miliar dari Rp266,38 juta pada kuartal III/2011. Adapun, laba bersih tahun berjalan tercatat naik 50,56 persen jadi Rp180,99 miliar dari periode yang sama tahun lalu Rp120,21 miliar.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp180,89 miliar, naik 50,7 persen menjadi Rp180,89 miliar dari Rp120,4 miliar pada kuartal III/2011. Sedangkan, laba bersih per saham dasar tercatat naik jadi Rp5,76 dari Rp4,2 per lembar saham pada kuartal III/2011.
Perseroan sebelumnya menargetkan pendapatan hingga penghujung tahun ini sebesar Rp600 miliar atau naik 10 persen dibanding proyeksi awal tahun ini senilai Rp540 miliar.
(rna)
Lihat Juga :