Jumlah konsultan konstruksi alami kesenjangan

Kamis, 01 November 2012 - 17:05 WIB
Jumlah konsultan konstruksi...
Jumlah konsultan konstruksi alami kesenjangan
A A A
Sindonews - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyatakan dari jumlah seluruh konsultan nasional yang mencapai 7.078 konsultan, masih terdapat kesenjangan jumlah tenaga ahli yang memiliki kualifikasi Madya dan Utama, serta tenaga ahli tetap untuk bidang dan sub bidang yang menjadi kompetensinya.

Wakil Menteri PU Hermanto Dardak mengatakan, hal ini membuat tenaga ahli tersebut tidak fokus melaksanakan suatu pekerjaan dan mencari pekerjaan lainnya. Untuk itu, katanya, dibutuhkan keseriusan asosiasi dalam melakukan pembinaan, sehingga kesenjangan kualifikasi tenaga ahli tersebut bisa diatasi dan jumlah tenaga ahli tercukupi.

”Dilihat dari supply and demand, memang diperlukan peningkatan jumlah tenaga ahli dan yang paling penting juga manajemennya,” tutur Hermanto dalam sambutan pada Musyawarah Nasional II Pesatuan Konsultan Indonesia (Perkindo), di Jakarta (1/11/2012).

Lebih lanjut Hermanto mengatakan bahwa pertumbuhn usaha jasa konstruksi ke depan sangat prospektf dan berdampak positif bagi perekonomian nasional dan bisnis konstruksi ke depan. Seperti diketahui bahwa pemerintah saat ini telah menuangkan visi dan rencana programnya kedalam Masteplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

“Saat ini sedang dilakukan berbagai dukungan infrastruktur, jalan, pelabuhan dan lain-lain, dan ini memerlukan jasa konsultasi yang besar, sehingga peran konsultan juga untuk membina juga tenaga ahli yang bisa mengikuti proses tersebut,” tambah Hermanto.

Persoalan tenaga ahli tersebut juga dikhawatirkan oleh Ketua Umum DPP Perkindo Mulyadi, yang mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah mempunyai anggaran infrastruktur yang sangat besar dan ini dikhawatirkan adanya ketidak seimbangan dengan jumlah tenaga ahli Indonesia.

”Di dalam anggaran Kementerian PU yang besar ada Rp5 triliun untuk anggaran jasa konsultansi, belum lagi kementerian lainnya, jadi kita tidak perlu khawatir karena pangsa pasarnya besar namun saya khawatir tenaga ahlinya tidak mencukupi,” ujar Mulyadi.

Dalam kesempatan tersebut juga, Mulyadi menyampaikan harapannya kepada pemerintah untuk menyiapkan strategi, sehingga konsultan-konsultan Indonesia mampu berkiprah di dunia internasional.

Untuk diketahui, Perkindo bergerak dalam penyediaan jasa konsultansi konstruksi dan non konstruksi,yang saat ini mempunyai anggota 2.230 perusahaan, yang terdiri dari Jasa Konsultan Konstruksi; 23 perusahaan grade IV, 46 perusahaan grade III, dan 1242 grade II, serta Jasa Konsultansi Non Konstruksi; 41 perusahaan besar 69 perusahaan menengah dan 382 perusahaan kecil yang tersebar di 30 Provinsi di Indonesia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PU Buka...
Kementerian PU Buka 4 Loker di Sekretariat Dewan SDA, Cek Jurusan yang Dibutuhkan
Menteri Dody Lapor Prabowo...
Menteri Dody Lapor Prabowo Sebelum Kejati DKI Geledah Kementerian PU: Kalau Salah, Saya Tanggung
Kementerian Pekerjaan...
Kementerian Pekerjaan Umum Gelar Serah Terima Jabatan
Warga Barombong Harap...
Warga Barombong Harap DPU Realisasikan Pembangunan Drainase Induk
Kementerian PU Digeledah,...
Kementerian PU Digeledah, Menteri Dody Tegaskan Setiap Rupiah Dipakai Transparan dan Akuntabel
Ini Dua Ruas Jalan Tol...
Ini Dua Ruas Jalan Tol yang Siap Dioperasikan Pemerintah
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
38 menit yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
1 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
2 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
11 jam yang lalu
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
12 jam yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
12 jam yang lalu
Infografis
Pakar: Israel Tutupi...
Pakar: Israel Tutupi Jumlah Korban Tewas Tentara Sebenarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved