Yogyakarta bidik wisatawan Australia
Kamis, 01 November 2012 - 17:59 WIB
Yogyakarta bidik wisatawan Australia
A
A
A
Sindonews.com - Badan Promosi Pariwisata Kota Yogyakarta (BP2KY) mengincar wisatawan asal Australia. Usai menggelar pameran di Melbourne, BP2KY mendatangkan 20 penulis perjalanan (travel writer) ke Yogyakarta.
Penulis perjalan tersebut berasal dari para jurnalis, blogger, penulis lepas, hingga penulis buku. Selama di Yogyakarta, peserta diajak untuk mengikuti media trip, diantaranya ke obyek wisata Candi Prambanan, Borobudur, Tamansari, Keraton Yogyakarta hingga menyaksikan pagelaran Ramayana Ballet.
Mereka juga dikenalkan dengan wisata belanja di Pasar Beringharjo. “Mereka (travel writers) ini, akan menjadi peluang untuk mempromosikan Yogyakarta,” jelas Ketua BP2KY Deddy Pranowo Eryono di Yogyakarta, Kamis (1/11/2012).
Menurutnya, selama ini wisatawan asal Australia hanya singgah sementara waktu di Yogyakarta. Tujuan utama wisata mereka ke Bali. Kondisi ini membuat potensi destinasi wisata menjadi kurang dikenal di luar negeri. Padahal banyak destinasi yang lebih menarik di Yogyakarta.
Diharapkan para travel writer ini akan menorehkan pengalamannya di Yogyakarta dalam bentuk tulisan untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Yogyakarta. “Harapan kita ini akan mendongkrak kunjungan maupun length of stay (lama tinggal),” tuturnya.
Direktur Eksekutif BP2KY Artin Wuriyani menuturkan, ke-20 travel writers ini, tergabung dalam Australian Society of Travel Writers. Kunjungan ini merupakan hasil kerja sama dengan Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Australia.
Kehadiran mereka diharapkan bisa memberikan pemahama lebih kepada masyarakat Australia akan potensi dan destinasi wisata yang ada di Yogyakarta. Adapun, potensi yang akan ditawarkan, mulai dari Pantai Pasir Putih di Gunungkidul dan Lava Tour.
“Kita ingin Yogyakarta lebih dikenal tidak hanya Bali dan Lombok,” pungkas Artin.
Penulis perjalan tersebut berasal dari para jurnalis, blogger, penulis lepas, hingga penulis buku. Selama di Yogyakarta, peserta diajak untuk mengikuti media trip, diantaranya ke obyek wisata Candi Prambanan, Borobudur, Tamansari, Keraton Yogyakarta hingga menyaksikan pagelaran Ramayana Ballet.
Mereka juga dikenalkan dengan wisata belanja di Pasar Beringharjo. “Mereka (travel writers) ini, akan menjadi peluang untuk mempromosikan Yogyakarta,” jelas Ketua BP2KY Deddy Pranowo Eryono di Yogyakarta, Kamis (1/11/2012).
Menurutnya, selama ini wisatawan asal Australia hanya singgah sementara waktu di Yogyakarta. Tujuan utama wisata mereka ke Bali. Kondisi ini membuat potensi destinasi wisata menjadi kurang dikenal di luar negeri. Padahal banyak destinasi yang lebih menarik di Yogyakarta.
Diharapkan para travel writer ini akan menorehkan pengalamannya di Yogyakarta dalam bentuk tulisan untuk mempromosikan pariwisata yang ada di Yogyakarta. “Harapan kita ini akan mendongkrak kunjungan maupun length of stay (lama tinggal),” tuturnya.
Direktur Eksekutif BP2KY Artin Wuriyani menuturkan, ke-20 travel writers ini, tergabung dalam Australian Society of Travel Writers. Kunjungan ini merupakan hasil kerja sama dengan Visit Indonesia Tourism Officer (VITO) Australia.
Kehadiran mereka diharapkan bisa memberikan pemahama lebih kepada masyarakat Australia akan potensi dan destinasi wisata yang ada di Yogyakarta. Adapun, potensi yang akan ditawarkan, mulai dari Pantai Pasir Putih di Gunungkidul dan Lava Tour.
“Kita ingin Yogyakarta lebih dikenal tidak hanya Bali dan Lombok,” pungkas Artin.
(rna)
Lihat Juga :