AirAsia targetkan 18% pendapatan diluar tiket
Jum'at, 09 November 2012 - 16:02 WIB
AirAsia targetkan 18% pendapatan diluar tiket
A
A
A
Sindonews - Maskapai penerbangan bertarif rendah (low cost carrier), AirAsia Indonesia menargetkan dapat memperoleh pendapatan diluar penjualan tiket penerbangan (unsalary) sebesar 18 persen hingga akhir tahun 2012.
Chief Operations Officer (COO) AirAsia Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, pendapatan diluar tiket penerbangan tersebut melalui penjualan merchandise dan barang yang dilakukan melalui online, ataupun transaksi di atas pesawat. Selain itu, perusahaannya juga turut menjual makanan dan minuman khusus bagi penumpang AirAsia Indonesia.
"Saat ini, kami juga menawarkan sajian makanan khas Indonesia kepada penumpang AirAsia Indonesia. Ini salah satu upaya meningkatkan pendapatan unsalary hingga akhir tahun 2012," kata Ridzki kepada sejumlah media di Pacific Place, Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Dia menjelaskan, sebagai maskapai dengan jumlah penumpang internasional terbanyak pada 2010 dan 2011 lalu, maskapainya merasa berkewajiban untuk memperkenalkan budaya serta kuliner khas nusantara kepada dunia internasional.
Ditempat yang sama, AirAsia Indonesia memperkenalkan Farah Quinn sebagai duta in flight meal. Sebagai duta in flight meal, Farah Quinn akan berperan untuk memperkenalkan ragam kuliner ke penumpang AirAsia Indonesia di rute domestik maupun internasional.
"Kepribadiannya yang enerjik, seksi, atraktif dan muda sangat mencerminkan semangat AirAsia Indonesia," bebernya.
Kreasi pertama Farah Quinn adalah Nasi Minyak Palembang yang bisa dipesan penumpang AirAsia Indonesia selama penerbangan. Tiap tiga bulan, Farah akan memperkenalkan tiga menu kepada penumpang selama satu tahun kedepan.
"Setiap kali memasak Nasi Minyak Palembang, saya selalu ingat ibu memasak menggunakan wadah yang besar. Alasan memilihnya karena yang diangkat menu daerah asal Palembang meskipun memang makanan ini jarang tersedia di restoran," kata Farah ditempat yang sama.
Chief Operations Officer (COO) AirAsia Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, pendapatan diluar tiket penerbangan tersebut melalui penjualan merchandise dan barang yang dilakukan melalui online, ataupun transaksi di atas pesawat. Selain itu, perusahaannya juga turut menjual makanan dan minuman khusus bagi penumpang AirAsia Indonesia.
"Saat ini, kami juga menawarkan sajian makanan khas Indonesia kepada penumpang AirAsia Indonesia. Ini salah satu upaya meningkatkan pendapatan unsalary hingga akhir tahun 2012," kata Ridzki kepada sejumlah media di Pacific Place, Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Dia menjelaskan, sebagai maskapai dengan jumlah penumpang internasional terbanyak pada 2010 dan 2011 lalu, maskapainya merasa berkewajiban untuk memperkenalkan budaya serta kuliner khas nusantara kepada dunia internasional.
Ditempat yang sama, AirAsia Indonesia memperkenalkan Farah Quinn sebagai duta in flight meal. Sebagai duta in flight meal, Farah Quinn akan berperan untuk memperkenalkan ragam kuliner ke penumpang AirAsia Indonesia di rute domestik maupun internasional.
"Kepribadiannya yang enerjik, seksi, atraktif dan muda sangat mencerminkan semangat AirAsia Indonesia," bebernya.
Kreasi pertama Farah Quinn adalah Nasi Minyak Palembang yang bisa dipesan penumpang AirAsia Indonesia selama penerbangan. Tiap tiga bulan, Farah akan memperkenalkan tiga menu kepada penumpang selama satu tahun kedepan.
"Setiap kali memasak Nasi Minyak Palembang, saya selalu ingat ibu memasak menggunakan wadah yang besar. Alasan memilihnya karena yang diangkat menu daerah asal Palembang meskipun memang makanan ini jarang tersedia di restoran," kata Farah ditempat yang sama.
(rna)
Lihat Juga :