2013, Citilink gantikan 7 Boeing dengan A320
Minggu, 11 November 2012 - 18:03 WIB
2013, Citilink gantikan 7 Boeing dengan A320
A
A
A
Sindonews - Maskapai penerbangan bertarif rendah (low cost carrier), PT Citilink Indonesia mulai tahun depan akan mengoperasikan seluruh pesawatnya berjenis Airbus A320. Dengan demikian, anak usaha Garuda Indonesia tersebut akan mengganti (phase out) tujuh Boeing 737-series yang telah dimiliki saat ini.
Direktur Utama Citillink Indonesia Arif Wibowo mengatakan, pergantian jenis pesawat ini bertujuan untuk menekan efisiensi biaya operasional perusahaan. Menurutnya, pesawat jenis Airbus A320 cocok digunakan untuk penerbangan berjarak pendek dengan cakupan jumlah penumpang yang banyak.
"Selain itu, konsumsi bahan bakar yang dihabiskan oleh pesawat Airbus A320 juga lebih hemat karena kami memang hanya melayani penerbangan berjarak pendek dengan penerbangan maksimal tiga jam," kata Arif usai menghadiri peluncuran BNI-Citilink Card di Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Jakarta, akhir pekan lalu.
Hingga akhir tahun ini, jumlah pesawat yang akan dioperasikan Citilink sebanyak 21 unit armada, terdiri dari 10 unit Boeing 737-Series, dan sisanya Airbus A320. Sedangkan sampai tahun 2017 mendatang, jumlah pesawat Citilink ditargetkan mencapai 120 unit.
Arif juga menyatakan, Citilink pada tahun depan menargetkan dapat melayani jumlah penumpang sebanyak 7,8 juta orang atau naik 95 persen dibandingkan target penumpang tahun 2012 ini yang mencapai 4 juta orang.
Peningkatan jumlah penumpang tersebut, lanjut dia, ditopang bertambahnya jumlah armada Citilink pada 2013. Pada 2013, armada Citilink menjadi 31 unit, dimana pada tahun ini jumlah armada Citilink berjumlah 21 unit pesawat.
"Pada tahun depan Citilink juga akan meningkatkan frekuensi penerbangan sebanyak 170 frekuensi per hari. Sampai dengan akhir tahun ini, jumlah frekuensi Citilink mencapai 137 frekuensi per hari," imbuhnya.
Arif menambahkan, pada dua bulan terakhir tahun ini Citilink akan mendatangkan lima unit pesawat Airbus. Pada November ini, datang tiga unit pesawat Airbus dan Desember akan datang dua unit pesawat Airbus.
Direktur Utama Citillink Indonesia Arif Wibowo mengatakan, pergantian jenis pesawat ini bertujuan untuk menekan efisiensi biaya operasional perusahaan. Menurutnya, pesawat jenis Airbus A320 cocok digunakan untuk penerbangan berjarak pendek dengan cakupan jumlah penumpang yang banyak.
"Selain itu, konsumsi bahan bakar yang dihabiskan oleh pesawat Airbus A320 juga lebih hemat karena kami memang hanya melayani penerbangan berjarak pendek dengan penerbangan maksimal tiga jam," kata Arif usai menghadiri peluncuran BNI-Citilink Card di Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Jakarta, akhir pekan lalu.
Hingga akhir tahun ini, jumlah pesawat yang akan dioperasikan Citilink sebanyak 21 unit armada, terdiri dari 10 unit Boeing 737-Series, dan sisanya Airbus A320. Sedangkan sampai tahun 2017 mendatang, jumlah pesawat Citilink ditargetkan mencapai 120 unit.
Arif juga menyatakan, Citilink pada tahun depan menargetkan dapat melayani jumlah penumpang sebanyak 7,8 juta orang atau naik 95 persen dibandingkan target penumpang tahun 2012 ini yang mencapai 4 juta orang.
Peningkatan jumlah penumpang tersebut, lanjut dia, ditopang bertambahnya jumlah armada Citilink pada 2013. Pada 2013, armada Citilink menjadi 31 unit, dimana pada tahun ini jumlah armada Citilink berjumlah 21 unit pesawat.
"Pada tahun depan Citilink juga akan meningkatkan frekuensi penerbangan sebanyak 170 frekuensi per hari. Sampai dengan akhir tahun ini, jumlah frekuensi Citilink mencapai 137 frekuensi per hari," imbuhnya.
Arif menambahkan, pada dua bulan terakhir tahun ini Citilink akan mendatangkan lima unit pesawat Airbus. Pada November ini, datang tiga unit pesawat Airbus dan Desember akan datang dua unit pesawat Airbus.
(rna)
Lihat Juga :