JK minta Pemerintah turunkan harga kebutuhan

Kamis, 15 November 2012 - 15:45 WIB
JK minta Pemerintah...
JK minta Pemerintah turunkan harga kebutuhan
A A A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta pemerintah untuk lebih teliti melihat permasalahan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta yang terus menjadi konflik antara pengusaha dan buruh.

Kalla yang juga pengusaha itu mengatakan, permasalahan tersebut ternyata sedikit banyak merupakan kesalahan dari pemerintah yang selalu menaikkan harga berbagai kebutuhan.

“Jadi kita jangan bicara satu poin saja. Buruh minta terus naik upah, tapi seharusnya pemerintah juga harus perbaiki infrastruktur dan menurunkan biaya lainnya yang berkaitan dengan operasional,“ kata JK saat menghadiri acara di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Kamis (15/11/2012).

JK menjelaskan, akibat kurangnya infrastruktur penunjang bisnis, rumitnya proses birokrasi dan juga mahalnya biaya operasional, membuat pengusaha bingung untuk menaikan upah para buruh.

“Jadi bukan hanya dengan pengusaha dan buruh, tapi pemerintah juga harus turut campur. Tidak bisa naik terus kalau tidak ada yang turun, pemerintah juga seharusnya turunkan salah satu harga,“ tegasnya.

JK pun membantah bahwa selama ini, pengusaha memang tidak mempunyai niat untuk menaikan upah buruh yang dirasa sangat kurang. Namun, JK kembali menyalahkan pemerintah yang malah tidak mau bersifat kooperatif dalam menghemat anggaran pengeluaran para pengusaha.

“Begini, sebenarnya tidak ada pengusaha yang tidak setuju meningkatkan kesejahteraan buruh. Tidak ada satupun kita menekan upah buruh, saya tidak setuju itu. Karena kalau upah buruh naik, kebutuhan dalam negeri akan naik, industri juga akan naik,“ tandasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
12 menit yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
56 menit yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
1 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
1 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
1 jam yang lalu
Purbaya Buka Suara Soal...
Purbaya Buka Suara Soal Penolakan Rencana Tambah Layer Cukai Rokok
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved