Indonesia proaktif dorong AEC

Senin, 19 November 2012 - 09:42 WIB
Indonesia proaktif dorong...
Indonesia proaktif dorong AEC
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Indonesia memandang perlu mendukung terbentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community/AEC), yang diyakini mempermudah perdagangan antarnegara di kawasan ini.

“Indonesia harus proaktif memainkan peranannya dalam mendorong pencapaian AEC pada 2015. Ini tentunya menuntut kerja keras kita di dalam negeri,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Menurut Gita, banyak hal harus dilakukan untuk mendukung AEC, termasuk menyesuaikan berbagai kebijakan dan peraturan yang ada dengan komitmen di ASEAN serta bagaimana meningkatkan daya saing.

Dengan begitu, jelas Gita, pemerintah ingin memastikan bahwa AEC 2015 betulbetul memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia. Dukungan terhadap AEC, kata Gita, telah disampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-21 yang diselenggarakan pada 16–20 November 2012 di ibu kota Kamboja, Phnom Penh.

Salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah agar ASEAN memfokuskan diri pada langkahlangkah strategis, misalnya implementasi ASEAN Single Window (ASW).

Selain itu, Indonesia juga menyatakan bahwa sesama negara anggota ASEAN harus tersedia mutual recognition arrangement untuk memfasilitasi arus barang dan tenaga kerja profesional. “Itu efektif karena dapat menyatukan ekonomi anggota ASEAN ke dalam sebuah komunitas,” jelas Gita.

Mendag juga mengatakan sejauh ini peran Indonesia di ASEAN sangat besar. Indonesia bahkan perlu mempertegas posisinya menjadi kunci penggerak (key driver) bagi ASEAN.

Indonesia, imbuh dia, saat ini masih merupakan negara yang terbesar di ASEAN, dilihat dari produk domestik bruto (PDB) yang mencapai USD854 miliar atau 35 persen dari total PDB ASEAN pada 2011.

Dengan jumlah penduduk yang mencapai 39 persen dari total penduduk ASEAN, lanjut dia, Indonesia juga berpotensi memberikan pengaruh yang besar bagi terwujudnya AEC. Sementara itu, kalangan pengusaha mendukung langkah pemerintah untuk memperluas kerja sama antarnegara ASEAN.

Pasar ASEAN dinilai sangat potensial, khususnya saat pertumbuhan ekonomi dunia saat ini bergeser ke wilayah Asia. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia Adhi Lukman misalnya, mengatakan bahwa pasar ekspor industri makanan dan minuman di wilayah ASEAN cukup menjanjikan.

Sejauh ini, kata dia, Indonesia mencatatkan surplus untuk perdagangan produk makan dan minuman di wilayah ASEAN. Perdagangan intra-ASEAN untuk produk makanan dan minuman saat ini, menurutnya baru mencapai 25 persen dari keseluruhan.

“Tapi kita surplus, meski memang tidak terlalu besar. Sementara kalau ekspor makanan dan minuman ke kawasan lain, kita masih minus,” katanya.

Untuk ekspor makan dan minuman di luar ASEAN, jelas dia, hingga Mei 2012 angkanya baru mencapai USD1,9 miliar, sedangkan impor mencapai USD2,3 miliar.

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik menunjukkan ASEAN menjadi salah satu pangsa ekspor terbesar dalam delapan bulan terakhir, yang nilainya mencapai USD21,35 miliar, mengungguli ekspor ke kawasan Eropa sebesar USD12,09 miliar.

Sementara negara dengan pangsa ekspor terbesar Indonesia adalah China senilai USD13,37 miliar,Jepang USD12,7 miliar, dan Amerika Serikat senilai USD9,9 miliar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gaet Mea Shahira, Eka...
Gaet Mea Shahira, Eka Winky Project Lahirkan Karya Baru
Transformasi Digital...
Transformasi Digital dan Keberlanjutan Kunci Pencapaian Target Cetak Biru MEA 2025
Subholding Gas Pertamina,...
Subholding Gas Pertamina, MEA dan WLI Baku Gandeng Penuhi Kebutuhan Listrik 30 MW
Berita Terkini
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
18 menit yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
52 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
1 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
2 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
3 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved