Apindo ogah koordinasi dengan pemerintah lagi

Rabu, 21 November 2012 - 15:08 WIB
Apindo ogah koordinasi...
Apindo ogah koordinasi dengan pemerintah lagi
A A A
Sindonews.com - Kalangan pengusaha mengaku pasrah dengan keputusan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2013 sebesar Rp2,2 juta per bulan. Karena itu, pihaknya menyerahkan semua keputusan kepada pengusaha.

"Terserah mereka, kita sudah tidak ada koordinasi lagi. Mau tutup, berhenti berproduksi, jadi importir atau tetap survive itu urusan mereka," ungkap Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofyan Wanandi saat dihubungi di Jakarta, Rabu (21/11/2012).

Menurut Sofyan, pihaknya tidak akan berkoordinasi lagi dengan pemerintah karena menurutnya, pemerintah hanya memikirkan jangka pendek. "Kalau begini investasi yang masuk ke Indonesia bisa mandeg. Upah tinggi, Tarif Dasar Listrik (TDL) naik, infrastruktur juga bermasalah," jelasnya.

Sofyan menyebut, sekira 40-60 persen usaha berskala UMKM di Jakarta tidak akan mampu membayar UMP sebesar Rp2,2 juta per bulan. Padahal, UMKM ini bersifat padat karya.

"Padahal, jumlah usaha ini sekira 40 sampai 60 persen di Jakarta saja. Kalau harus bayar segitu, kita bisa masuk penjara karena enggak bisa bayar," ujar Sofyan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menyatakan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta sudah diketok sebesar Rp2,2 juta.

"UMP sudah. Kita ketok 2,2 juta. Dewan pengupahan Rp2,2 juta sekian. Kita bulatkan," kata pria yang akrab disapa Jokowi ini di Balaikota, Jakarta, Selasa (20/11/2012).

Ketika disinggung mengenai puas atau tidaknya dari pihak pengusaha, Jokowi menjelaskan keputusan itu sudah diputuskan olehnya, dan meminta semua pihak yang ada untuk menerimanya.

"Kalau ditanya ke serikat masih belum, pengusaha masih belum. Itu sudah saya putuskan. Saya sudah minta yang sudah diputuskan semua menerima. Saya sudah undang dan ajak berbicara. Kalau berbicara senang tidak senang, puas tidak puas, orang hidup nggak ada habisnya," jelas Jokowi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved