Pengembang properti dukung kenaikan upah buruh

Selasa, 27 November 2012 - 12:11 WIB
Pengembang properti...
Pengembang properti dukung kenaikan upah buruh
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) mendukung keputusan pemerintah daerah (pemda) untuk menaikkan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta pada tahun depan sebesar Rp2,2 juta.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Apersi Eddy Ganefo mengatakan permasalah utama dari pembelian hunian saat ini yaitu sulitnya masyarakat untuk memperoleh uang muka. Dengan adanya kenaikan upah minimum regional (UMR) ini, dia berharap masyarakat mempunyai pendapatan yang lebih besar untuk mengumpulkan uang muka pada saat pembelian hunian.

"Masalah utama pembelian rumah yaitu adanya ketersediaan uang muka, kemudian cicilannya, dengan kenaikan UMR diatas 40 persen di DKI dan diikuti daerah lain, akan ada jaminan pendapatan pertambah bagi konsumen," kata Eddy saat menghadiri diskusi bertema Kenaikan Patokan Harga Rumah Subsidi di Hotel Ambara, Jakarta, Selasa (27/11/2012).

Dia juga menjelaskan, masyarakat khususnya di wilayah DKI Jakarta dengan pendapatan minimum Rp2,2 juta perbulan akan adanya jaminan bagi perbankan dalam menyediakan cicilan pembelian rumah.

"Pengembang senang dengan penyesuaian UMR ini, setidaknya masyarakat bisa memperoleh rumah tipe terkecil, dengan cicilan bunga bank yang lebih baik lagi," tambahnya.

Meskipun demikian, lanjut Eddy, yang menjadi kekhawatiran pengembang properti saat UMR naik, yaitu banyak badan usaha yang keberatan dengan kenaikan upah minimum ini.

"Dengan demikian tidak menutup kemungkinan akan adanya PHK massal oleh pengusaha kecil yang menolak kenaikan UMR," imbuhnya.

Pemutusan pendapatan oleh karyawan, kata Eddy, pastinya turut berpengaruh terhadap permintaan pembelian hunian. "Akan ada beberapa peluang pendapatan yang hilang dengan adanya PHK, jika benar terjadi, selain itu investor yang rencananya akan datang ke Indonesia bisa batal karena meningkatnya biaya tenaga kerja," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengusaha Ancam Potong...
Pengusaha Ancam Potong Gaji Buruh, Jika Gubernur Naikkan UMP
Ini 6 Negara dengan...
Ini 6 Negara dengan Gaji Buruh Tertinggi di Dunia
BPS: Upah Nominal Buruh...
BPS: Upah Nominal Buruh Tani Meningkat 0,15%
Buruh Minta UMP 2022...
Buruh Minta UMP 2022 Naik 10%, KSPI Beberkan Alasannya
Sempat Alot, Upah Buruh...
Sempat Alot, Upah Buruh di Karawang Diusulkan Naik Jadi Rp5.797.000
Buruh Jawa Barat Tuntut...
Buruh Jawa Barat Tuntut Kenaikan Upah 8% pada 2021
Berita Terkini
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
2 jam yang lalu
Daftar 7 Negara OPEC+...
Daftar 7 Negara OPEC+ yang Buka Keran Minyak, Intip Angkanya
3 jam yang lalu
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Pertamina...
Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Komitmen Jaga Pasokan Energi Nasional
13 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Tegas Dukung...
Arab Saudi Tegas Dukung Pendirian Negara Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved