Distribusi BBM di Depok berangsur normal
Selasa, 27 November 2012 - 13:49 WIB
Distribusi BBM di Depok berangsur normal
A
A
A
Sindonews.com - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi beberapa hari ini di wilayah Jabodetabek, sudah berangsur kembali normal. Salah satunya terjadi di wilyah Depok.
Kemarin, Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sempat sulit ditemui di Jalan Pitara, Pancoran Mas, Depok. Hal itu juga dikeluhkan oleh sopir angkutan kota (angkot). Antrean kendaraan juga sempat terjadi di SPBU Jalan Kelapa Dua, Cimanggis, Depok. Namun mulai hari ini, distribusi BBM sudah berangsur normal.
"Sudah lancar lagi pengiriman dari Pertamina, sudah normal, katanya pembatasan sudah dihentikan kemarin, jadi tak ada antrean lagi," ujar salah satu petugas SPBU Jalan Margonda yang tak mau disebut namanya.
Pengawas SPBU Jalan Kelapa Dua, Cimanggis, Depok Safi'I mengatakan sejak tiga hari lalu kelangkaan sempat terjadi di Depok. Sebab pasokan dari Pertamina sempat mengalami kterlambatan.
"Jarang sekali terlambat terjadi, memang sempat kami pesannya pagi biasanya diantar siang, sekarang jadi malam diantarnya, tapi sekarang sudah normal," ujarnya.
Sekali pengiriman, setiap SPBU di Depok dipasok 16 ton per hari. Sementara itu salah satu sopir angkot D07 jurusan Depok-Citayam, Tolib (38) berharap kelangkaan tak terjadi.
"Mudah-mudahan enggak langka deh, kemarin sampai cari bensin eceran karena sudah habis di SPBU, mudah-mudahan harga juga enggak naik," tuturnya.
Kemarin, Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sempat sulit ditemui di Jalan Pitara, Pancoran Mas, Depok. Hal itu juga dikeluhkan oleh sopir angkutan kota (angkot). Antrean kendaraan juga sempat terjadi di SPBU Jalan Kelapa Dua, Cimanggis, Depok. Namun mulai hari ini, distribusi BBM sudah berangsur normal.
"Sudah lancar lagi pengiriman dari Pertamina, sudah normal, katanya pembatasan sudah dihentikan kemarin, jadi tak ada antrean lagi," ujar salah satu petugas SPBU Jalan Margonda yang tak mau disebut namanya.
Pengawas SPBU Jalan Kelapa Dua, Cimanggis, Depok Safi'I mengatakan sejak tiga hari lalu kelangkaan sempat terjadi di Depok. Sebab pasokan dari Pertamina sempat mengalami kterlambatan.
"Jarang sekali terlambat terjadi, memang sempat kami pesannya pagi biasanya diantar siang, sekarang jadi malam diantarnya, tapi sekarang sudah normal," ujarnya.
Sekali pengiriman, setiap SPBU di Depok dipasok 16 ton per hari. Sementara itu salah satu sopir angkot D07 jurusan Depok-Citayam, Tolib (38) berharap kelangkaan tak terjadi.
"Mudah-mudahan enggak langka deh, kemarin sampai cari bensin eceran karena sudah habis di SPBU, mudah-mudahan harga juga enggak naik," tuturnya.
(gpr)
Lihat Juga :