Jero akui program pembatasan BBM subsidi tak sukses

Rabu, 28 November 2012 - 17:47 WIB
Jero akui program pembatasan...
Jero akui program pembatasan BBM subsidi tak sukses
A A A
Sindonews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengakui, program pembatasan bahan bakar minyak (BBm) bersubsidi tidak sukses secara keseluruhan. Maka dari itu, kuota BBM subsidi sebesar 44,04 juta kiloliter (kl) tetap jebol pada tahun ini.

"(Pembatasan BBM subsidi) Berhasil tapi tidak 100 persen," kata Jero di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (28/11/2012).

Dia mengklaim, program seperti pembatasan BBM bersubsidi khusus untuk pemerintah berhasil dan memastikan kendaraan pemerintah tidak lagi menggunakan BBM bersubsidi. "Semua mobil pemerintah tidak pakai BBM bersubsidi," tambahnya.

Akan tetapi, program pembatasan BBM bersubsidi pada sektor pertambangan dan perkebunan diakui masih tidak sukses. Apalagi dengan penyelundupan BBM, yang masih marak dan tidak bisa diatasi.

"Itu harus kita tertibkan. Yang masih ada penyelundupan karena penyelundupan terkait harga BBM kita murah, di negara tetangga mahal. Jadi, mereka termotivasi untuk menyelundupkan. Capek nangkepnya, sudah ditangkepin," paparnya.

Sedangkan Badan Pengatur Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi (BP Migas), Jero menegaskan bisa untuk melakukan tugasnya itu.

Sementara itu, PT Pertamina (Persero) sebelumnya menyatakan stok BBM bersubsidi tidak cukup hingga akhir tahun ini. Karena itu, perlu ditambah sebanyak 1,2 juta kl untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia hingga akhir tahun. Dengan asumsi harga keekonomian saat ini, maka dengan tambahan pasokan BBM bersubsidi 1,2 juta kl, kebutuhan dana diperkirakan akan mencapai Rp6 triliun.

Pemerintah tentunya harus kembali menempuh jalur persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ini merupakan kedua kalinya setelah September lalu megajukan penambahan kuota yang kemudian disetujui sebesar 4,04 juta kl.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasokan BBM Pertamina...
Pasokan BBM Pertamina Aman Hingga Lebaran
BPH Migas Jamin Pasokan...
BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh
Tinjau Kabupaten Pidie...
Tinjau Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, BPH Migas: Pasokan BBM Terjaga
Pertamina dan Pemerintah...
Pertamina dan Pemerintah Aceh Percepat Upaya Pemulihan Penyaluran BBM dan LPG di Aceh
Kawal Kelancaran Nataru,...
Kawal Kelancaran Nataru, Pertamina Patra Niaga JBB Siagakan Layanan Motoris hingga Mobile Storage
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Pemulihan Aceh, Pastikan Pasokan BBM Tetap Andal
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
3 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved