Penyaluran kredit perbankan Jabar capai Rp194 T

Rabu, 28 November 2012 - 20:17 WIB
Penyaluran kredit perbankan...
Penyaluran kredit perbankan Jabar capai Rp194 T
A A A
Sindonews.com - Industri perbankan di Jabar mengalami pertumbuhan cukup signifikan pada triwulan III/2012. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan penyaluran kredit dan ekspansi perbankan syariah.

Kepala Kantor Bank Indonesia Wilayah VI Jabar dan Banten Lucky Fathul Aziz Hadibrata mengatakan, pertumbuhan perbankan di Jabar mengalami pertumbuhan cukup signifikan pada periode Januari-Oktober 2012. Pertumbuhan industri perbankan naik positif, melebihi angka nasional.

“Pertumbuhan perbankan di Jabar terlihat dari sisi asset. Per Oktober 2012 nilai asset perbankan mencapai Rp323,5 triliun. Naik sekitar 20,74 % daripada periode yang sama 2011. Jumlahnya juga lebih tinggi dari pertumbuhan asset perbankan nasional, sebesar 13,60 persen,” jelas Lucky Fathul Aziz Hadibrata di sela-sela pertemuan perbankan Jabar di Aula BI Jalan Braga, Kota Bandung, Rabu (28/11/2012).

Pertumbuhan sektor perbankan, didorong oleh ekspansi bersar besaran perbankan pada sektor kredit. Lucky menyatakan, selama Januari-Oktober 2012 perbankan Jabar menyalurkan kredit bernilai total Rp193,83 triliun. Jumlah itu, tutur Lucky, lebih tinggi 26,60 persen daripada periode yang sama tahun lalu. “pertumbuhan kredit di Jabar juga melewati angka nasional yang hanya tumbuh 22,02 persen,” papar Lucky.

Sektor kredit yang tumbuh pesat, di antaranya kredit infrastruktur. Bahkan, sambung Lucky, tidak tertutup kemungkinan, hingga akhir 2012, nilai kredit perbankan di Jabar terus tumbuh. Itu karena, adanya undisbursed loans (dana tersimpan) senilai Rp10,55 triliun. Dana tersebut, diperkirakan akan banyak dilepas, sejalan dengan telah terlaksananya sejumlah proyek insfrastruktur.

Ketika disinggung kinerja perbankan syariah, Lucky menjelaskan, dalam 10 bulan pertama di 2012, kinerja perbankan syariah Jabar pun tumbuh positif. Pada periode Januari-Oktober 2012, total asset perbankan syariah senilai Rp21,36 triliun. Tumbuh 37,98 persen daripada periode yang sama tahun lalu.

“Pangsa pasar perbankan syariah di Jabar mencapai 6,2 persen. Angka itu, melebihi pertumbuhan perbankan syariah nasional, yang hanya tumbuh 4,32 persen,” beber dia.

Menurut dia, produk berbasis syariah menjadi pemicu pertumbuhan perbankan syariah. Antara lain, gadai emas syariah.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Pertemuan Tahunan Perbankan...
Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah 2024
Dana Nasabah Raib, Sistem...
Dana Nasabah Raib, Sistem Keamanan Perbankan Dipertanyakan
Lewat Media Dongeng...
Lewat Media Dongeng Perbankan, JMI Berikan Donasi Pendidikan Masyarakat Pesisir di SDN Tanjung Burung Kabupaten Banten
Bagaimana Kinerja Perbankan...
Bagaimana Kinerja Perbankan Dua Kuartal ke Depan?, Nih Hitung-hitungannya
Cermat Dalam Memilih...
Cermat Dalam Memilih Aplikasi Perbankan
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
7 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
9 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
11 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
12 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
13 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
15 jam yang lalu
Infografis
Rusia: Serangan Natal...
Rusia: Serangan Natal ke Ukraina Sukses Capai Tujuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved