MRT rugi, Jokowi bisa 'dicekik'
Senin, 03 Desember 2012 - 16:00 WIB
MRT rugi, Jokowi bisa 'dicekik'
A
A
A
Sindonews.com - Megaproyek Mass Rapit Transit (MRT) sampai saat ini belum juga diputuskan oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Dia masih akan mendalami pembangunan mega proyek ini, termasuk di dalamnya terkait isi kontrak pembangunan MRT dengan pihak Jepang.
Hal itu karena ada tulisan berbunyi 'pertanggungjawaban MRT mutlak berada pada gubernur DKI' dalam kontrak tersebut.
"Nah itu. Jadi ada kesalahan sedikit saja, tanggung jawabnya mutlak gubernur," kata Pria yang akrab disapa Jokowi ini di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/11/2012).
MRT sendiri, nantinya akan dikelola oleh perusahaan BUMD, dan harusnya PT MRT lah yang harus bertanggung jawab di dalamnya.
"Ya apakah saya harus tanggung jawab mutlak juga kepada Ancol. Nanti Ancol ada yang ruwet saya yang tanggung jawab. Kalau ada kerugian, saya tanggung jawab. Ya kok enak jadi direksi kayak gitu, enak saja. Logikanya kan, logika bisnisnya kan seperti apa. Kalau logikanya seperti itu ya enak-enak saja. MRT rugi, saya yang dikek (kedua tangannya memegang leher)," tukas Jokowi.
Hal itu karena ada tulisan berbunyi 'pertanggungjawaban MRT mutlak berada pada gubernur DKI' dalam kontrak tersebut.
"Nah itu. Jadi ada kesalahan sedikit saja, tanggung jawabnya mutlak gubernur," kata Pria yang akrab disapa Jokowi ini di Balai Kota, Jakarta, Senin (3/11/2012).
MRT sendiri, nantinya akan dikelola oleh perusahaan BUMD, dan harusnya PT MRT lah yang harus bertanggung jawab di dalamnya.
"Ya apakah saya harus tanggung jawab mutlak juga kepada Ancol. Nanti Ancol ada yang ruwet saya yang tanggung jawab. Kalau ada kerugian, saya tanggung jawab. Ya kok enak jadi direksi kayak gitu, enak saja. Logikanya kan, logika bisnisnya kan seperti apa. Kalau logikanya seperti itu ya enak-enak saja. MRT rugi, saya yang dikek (kedua tangannya memegang leher)," tukas Jokowi.
(gpr)
Lihat Juga :