Manufaktur China mulai membaik
Selasa, 04 Desember 2012 - 10:51 WIB
Manufaktur China mulai membaik
A
A
A
Sindonews.com - Aktivitas manufaktur di China pada November lalu mencapai level tertinggi dalam 13 bulan terakhir.
Survei terbaru yang dirilis HSBC kemarin menyebutkan, Indeks Belanja Manajer (purchasing managers index/PMI) bulan lalu mencapai 50,5 poin dibanding bulan Oktober yang hanya 49,5 poin.
Angka tersebut merupakan kenaikan pertama kalinya di atas 50 dalan setahun terakhir yang menandakan terjadinya ekspansi.
Hasil tersebut juga menujukkan bahwa aktivitas perusahaan di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunaia itu telah kembali pulih setelah sempat anjlok akibat tekanan krisis utang Eropa.
Survei HSBC memperkuat data pemerintah yang dirilis beberapa waktu di mana mencatat terjadinya ekspansi sektor manufaktur pada November lalu dengan indeks 50,6 poin, naik dibanding bulan sebelumnya 50,2 poin.
Namun, survei tersebut gagal mengangkat sentimen di pasar modal karena indeks Bursa Shanghai turun 1,03% dan Hang Seng melemah 1,19%.
“Data terbaru memperlihatkan bahwa ada aktivitas bisnis baru yang mulai berkembang,” kata Qu Hongbin, ekonom HSBC di Hong Kong dikutip AFP kemarin.
Dia juga memastikan bahwa data positif dari aktivitas manufaktur menunjukkan pemulihan ekonomi China secara bertahap.
Survei terbaru yang dirilis HSBC kemarin menyebutkan, Indeks Belanja Manajer (purchasing managers index/PMI) bulan lalu mencapai 50,5 poin dibanding bulan Oktober yang hanya 49,5 poin.
Angka tersebut merupakan kenaikan pertama kalinya di atas 50 dalan setahun terakhir yang menandakan terjadinya ekspansi.
Hasil tersebut juga menujukkan bahwa aktivitas perusahaan di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunaia itu telah kembali pulih setelah sempat anjlok akibat tekanan krisis utang Eropa.
Survei HSBC memperkuat data pemerintah yang dirilis beberapa waktu di mana mencatat terjadinya ekspansi sektor manufaktur pada November lalu dengan indeks 50,6 poin, naik dibanding bulan sebelumnya 50,2 poin.
Namun, survei tersebut gagal mengangkat sentimen di pasar modal karena indeks Bursa Shanghai turun 1,03% dan Hang Seng melemah 1,19%.
“Data terbaru memperlihatkan bahwa ada aktivitas bisnis baru yang mulai berkembang,” kata Qu Hongbin, ekonom HSBC di Hong Kong dikutip AFP kemarin.
Dia juga memastikan bahwa data positif dari aktivitas manufaktur menunjukkan pemulihan ekonomi China secara bertahap.
(gpr)
Lihat Juga :