Sesi I, IHSG makin tak berdaya
Selasa, 04 Desember 2012 - 12:41 WIB
Sesi I, IHSG makin tak berdaya
A
A
A
Sindonews.com - Setelah dibuka ambles hingga 23 poin pagi tadi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini makin tak berdaya pada penutupan sesi pertama perdagangan. Terpaan sentimen negatif bursa Asia makin tenggelamkan IHSG hingga 30 poin.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan Selasa (4/12/2012) melemah 30,79 poin atau 0,72 persen ke 4.271,65. LQ45 turun 7,29 poin atau satu persen ke 726,38, indeks IDX30 melemah 4,03 poin atau 1,1 persen ke 368,15, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 3,60 poin atau satu persen ke 584,85.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp2,369 triliun dari 1,968 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing tercatat melakukan aksi jual sebesar Rp263,085 miliar. Sebanyak 129 saham melemah, 103 menguat, dan 92 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung indeks saham bergerak melemah. Sektor industri dasar turun 2,54 poin atau 0,5 persen, sektor perdagangan merosot 0,46 poin atau 0,1 persen, sektor ankea industri turun tajam 35,16 poin atau 2,8 persen. Sedangkan sektor properti, sektor agrikultur, dan sektor infrasturktur terpantau naik tipis.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Suprame Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) naik Rp875 ke Rp4.900, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp450 ke Rp18.350, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 ke Rp17.350.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT HM Putra Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp700 menjadi Rp57.200, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp500 menjadi Rp20.400, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp450 menjadi Rp9.050.
Sementara bursa Asia terpantau mayoritas melemah. Shanghai turun 7,92 poin atau 0,40 persen, Nikkei turun 21,04 poin atau 0,22 persen, dan Straits Times turun 5,18 poin atau 0,17 persen. Sementara Hang Seng naik 30,05 poin atau 0,16 persen.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan Selasa (4/12/2012) melemah 30,79 poin atau 0,72 persen ke 4.271,65. LQ45 turun 7,29 poin atau satu persen ke 726,38, indeks IDX30 melemah 4,03 poin atau 1,1 persen ke 368,15, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 3,60 poin atau satu persen ke 584,85.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp2,369 triliun dari 1,968 miliar lembar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing tercatat melakukan aksi jual sebesar Rp263,085 miliar. Sebanyak 129 saham melemah, 103 menguat, dan 92 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung indeks saham bergerak melemah. Sektor industri dasar turun 2,54 poin atau 0,5 persen, sektor perdagangan merosot 0,46 poin atau 0,1 persen, sektor ankea industri turun tajam 35,16 poin atau 2,8 persen. Sedangkan sektor properti, sektor agrikultur, dan sektor infrasturktur terpantau naik tipis.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Suprame Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) naik Rp875 ke Rp4.900, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp450 ke Rp18.350, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 ke Rp17.350.
Sementara saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT HM Putra Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp700 menjadi Rp57.200, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp500 menjadi Rp20.400, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp450 menjadi Rp9.050.
Sementara bursa Asia terpantau mayoritas melemah. Shanghai turun 7,92 poin atau 0,40 persen, Nikkei turun 21,04 poin atau 0,22 persen, dan Straits Times turun 5,18 poin atau 0,17 persen. Sementara Hang Seng naik 30,05 poin atau 0,16 persen.
(gpr)
Lihat Juga :