2015, Pertamina targetkan miliki 61 kapal
Rabu, 05 Desember 2012 - 16:43 WIB
2015, Pertamina targetkan miliki 61 kapal
A
A
A
Sindonews.com - Hingga akhir 2015, Pertamina berencana akan memiliki 61 kapal yang berstatus milik sendiri. Sebanyak 29 kapal atau 47 persen merupakan kapal yang diproduksi oleh galangan kapal nasional. Saat ini, 21 unit di antaranya telah beroperasi dan delapan unit masih dalam tahap konstruksi.
Pertamina menyatakan, penggunaan kapal-kapal produk industri dalam negeri ini merupakan bentuk dukungan Pertamina kepada kemajuan industri nasional.
"Pertamina melalui rencana jangka panjang penguatan armada Milik berkomitmen untuk mengedepankan kerja sama dengan mitra nasional sebagai pembangun kapal yang dibutuhkan perusahaan. Pertamina bertekad untuk maju bersama industri lain di Indonesia," kata VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Langkah terobosan penambahan kapal milik oleh Pertamina ini diyakini akan meningkatkan efisiensi biaya transportasi minyak. Efisiensi biaya transportasi melalui kapal ditargetkan dapat memberikan lebih banyak margin bagi peningkatan revenue per liter perusahaan.
Sebagaimana diketahui, product selling price (harga produk akhir) Pertamina dipengaruhi oleh biaya produksi dan biaya transportasi. Total biaya transportasi menjadi pertaruhan Pertamina dalam persaingan global bisnis hilir Migas.
Selain itu, langkah ini merupakan wujud kepatuhan Pertamina terhadap azas cabotage dalam semangat memberdayakan bisnis maritim dalam negeri dalam hal kepemilikan kapal, bendera kapal dan awak kapal Indonesia.
Pertamina menyatakan, penggunaan kapal-kapal produk industri dalam negeri ini merupakan bentuk dukungan Pertamina kepada kemajuan industri nasional.
"Pertamina melalui rencana jangka panjang penguatan armada Milik berkomitmen untuk mengedepankan kerja sama dengan mitra nasional sebagai pembangun kapal yang dibutuhkan perusahaan. Pertamina bertekad untuk maju bersama industri lain di Indonesia," kata VP Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (5/12/2012).
Langkah terobosan penambahan kapal milik oleh Pertamina ini diyakini akan meningkatkan efisiensi biaya transportasi minyak. Efisiensi biaya transportasi melalui kapal ditargetkan dapat memberikan lebih banyak margin bagi peningkatan revenue per liter perusahaan.
Sebagaimana diketahui, product selling price (harga produk akhir) Pertamina dipengaruhi oleh biaya produksi dan biaya transportasi. Total biaya transportasi menjadi pertaruhan Pertamina dalam persaingan global bisnis hilir Migas.
Selain itu, langkah ini merupakan wujud kepatuhan Pertamina terhadap azas cabotage dalam semangat memberdayakan bisnis maritim dalam negeri dalam hal kepemilikan kapal, bendera kapal dan awak kapal Indonesia.
(gpr)
Lihat Juga :