Kelanjutan proyek monorel makin tak jelas
Kamis, 06 Desember 2012 - 10:21 WIB
Kelanjutan proyek monorel makin tak jelas
A
A
A
Sindonews.com - PT Hutama Karya (HK) mengungkapkan, proyek monorel yang sebelumnya direncanakan akan mulai dikerjakan pada tahun 2013 mendatang masih belum jelas kelanjutannya karena belum ada keputusan dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
"Kita kemarin masih berharap tahun 2013, tapi ya kita lihat perkembangannya bagaimana," jelas Direktur Operasi II HK Indradjaja Manopol ditemui usai Marketeers Club di Park Hotel, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Indradjaja menjelaskan, proyek monorel ini masih terkendala berbagai hal. Salah satunya adalah perumusan bentuk kerjasama antar BUMN guna menjalankan operasi monorel ini.
"Pertama, kita masih memikirkan kerjasama antar BUMN yang memiliki keunggulan-keunggulan di bidangnya. Misalkan kita mau kerjasama dengan Jasa Marga, dengan PT Inka, PT KAI," terang dia.
Selain itu, Indradjaja juga menyebut sumber pendanaan sebagai hambatan lain dalam menjalankan proyek monorel. Hingga kini, belum ada sumber pendanaan yang jelas.
"Dan tentunya juga bagaimana support keuangannya dan perbankan. Karena kalau rencana itu baik kalau tidak ada financial support ya nggak akan bisa brjalan," sambungnya.
Sekarang masih dalam tahap pembicaraan agar semuanya ini bisa menjadi intermoda, apakah bisa saling mensupport rencana-rencana yang lain, terutama bagaimana mengatasi kemacetan di DKI itu sendiri.
Lebih lanjut, pihaknya masih berharap agar proyek ini bisa terealisasi demi mengatasi kemacetan di DKI Jakarta.
"Kalau prinsip dari kami, yang penting orang masuk ke Jakarta itu jangan bawa kendaraan lah, bawa orangnya saja, kan di Jakarta sendiri sudah terlalu banyak kendaraan," pungkas Indradjaja.
"Kita kemarin masih berharap tahun 2013, tapi ya kita lihat perkembangannya bagaimana," jelas Direktur Operasi II HK Indradjaja Manopol ditemui usai Marketeers Club di Park Hotel, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Indradjaja menjelaskan, proyek monorel ini masih terkendala berbagai hal. Salah satunya adalah perumusan bentuk kerjasama antar BUMN guna menjalankan operasi monorel ini.
"Pertama, kita masih memikirkan kerjasama antar BUMN yang memiliki keunggulan-keunggulan di bidangnya. Misalkan kita mau kerjasama dengan Jasa Marga, dengan PT Inka, PT KAI," terang dia.
Selain itu, Indradjaja juga menyebut sumber pendanaan sebagai hambatan lain dalam menjalankan proyek monorel. Hingga kini, belum ada sumber pendanaan yang jelas.
"Dan tentunya juga bagaimana support keuangannya dan perbankan. Karena kalau rencana itu baik kalau tidak ada financial support ya nggak akan bisa brjalan," sambungnya.
Sekarang masih dalam tahap pembicaraan agar semuanya ini bisa menjadi intermoda, apakah bisa saling mensupport rencana-rencana yang lain, terutama bagaimana mengatasi kemacetan di DKI itu sendiri.
Lebih lanjut, pihaknya masih berharap agar proyek ini bisa terealisasi demi mengatasi kemacetan di DKI Jakarta.
"Kalau prinsip dari kami, yang penting orang masuk ke Jakarta itu jangan bawa kendaraan lah, bawa orangnya saja, kan di Jakarta sendiri sudah terlalu banyak kendaraan," pungkas Indradjaja.
(gpr)
Lihat Juga :