Pakar ekonomi seluruh dunia ngumpul di Bali

Kamis, 06 Desember 2012 - 10:35 WIB
Pakar ekonomi seluruh...
Pakar ekonomi seluruh dunia ngumpul di Bali
A A A
Sindonews.com - Demi mencegah dan mempererat koordinasi sebelum krisis ekonomi, Forum Koordinasi Stabilitas Sistem Keuangan (FKSSK) berkumpul dalam suatu seminar internasional. Bahkan, mereka mengundang guru-guru ahli ekonomi dari berbagai negara untuk belajar.

FKSSK adalah lembaga formal yang dibuat berdasarkan Undang-Undang. Anggotanya adalah Menteri Keuangan selaku pemangku kebijakan fiskal, Gubernur Bank Indonesia di kebijakan moneter, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Hari ini, Kamis (6/12/2012), mereka berkumpul di Hotel Westin, Nusa Dua Bali untuk menghadiri seminar Internasional bertajuk Financial Stability through Effective Crisis Management and Inter-Agency Coordination.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo dijadwalkan membuka seminar ini, sedangkan ahli ekonomi moneter IMF Michael Taylor sebagai keynote speaker. Sedangkan Gubernur BI Darmin Nasution menjadi pembicara di sesi siang.

Ketua DK OJK Muliaman Hadad, dan Ketua LPS Mirza Aditiaswara, juga dijadwalkan hadir dalam seminar ini. Nama-nama beken di dunia ekonomi seperti Wamenkeu Mahendra Siregar juga turut menjadi pembicara.

"Seminar ini konteksnya untuk memperkuat kerjasama antarotoritas, mencari masukan best practice antarnegara, baik negara maju maupun negara berkembang. Seperti korea (ada OJK) nya, bagaimana koordinasi bank sentral dengan makro prudential ke mikro prudential," ungkap Kepala Grup Riset dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Juda Agung di Hotel Westin, Bali, semalam.

Menurut Juda, FKSSK telah berjalan lama dan terus menjalin koordinasi yang kuat. Bagaimana tidak di level Menteri, forum tersebut mengadakan pertemua tiap tiga bulan. Di level deputi dan wakil menteri (keuangan), forum ini melakukan pertemuan setiap bulannya.

Sedangkan di eselon dua, forum koordinasi ini melakukan pertemuan setiap dua minggu sekali untuk membicarakan teknis stabilitas keuangan Indonesia. Karena itu, pertemuan ini juga sekaligus digunakan untuk mempererat penanganan saat krisis. "Krisis ini kan terus berkembang, kita terus berdiskusi sharing dari berbagai negara ini," tambahnya.

Juda menerangkan, terkait dengan pengalihan tugas antara BI dengan OJK, terkait wewenangnya mengawasi perbankan, FKSSK juga terus melakukan koordinasi. "Nanti sudah ada MoUnya (BI-OJK) bahwa kita akan sharring informasi, terkait kondisi makroprudensial dan mikroprudensial," tukasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Episentrum Krisis Ekonomi
Episentrum Krisis Ekonomi
Resesi Hantam Singapura,...
Resesi Hantam Singapura, Ekonom: Indonesia Sudah di Depan Mata
Ekonomi Negara Tetangga...
Ekonomi Negara Tetangga Terpuruk Nyaris Krisis, Indonesia Aman?
Agar Krisis Kesehatan...
Agar Krisis Kesehatan Tak Menjelma Krisis Sosial-Ekonomi
Sektor Pangan Jadi Andalan...
Sektor Pangan Jadi Andalan Menjaga Stabilitas Ekonomi Sosial
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
28 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved