Resesi Hantam Singapura, Ekonom: Indonesia Sudah di Depan Mata
Rabu, 15 Juli 2020 - 19:14 WIB
loading...
Ekonom sekaligus Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah berpendapat, resesi yang terjadi di Singapura sekaligus menandakan resesi juga telah membayangi perekonomian Indonesia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Perekonomian Singapura kembali mengalami pertumbuhan negatif dengan mencatatkan angka minus 12,6% pada kuartal II-2020. Hal ini sekaligus menandai negeri Singa masuk resesi ekonomi.
(Baca Juga: Realisasi Indikator Makro RI Dipaparkan DPR, Ekonomi Masih Terbebani Corona )
Ekonom sekaligus Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah berpendapat, resesi yang terjadi di Singapura sekaligus menandakan resesi juga telah membayangi perekonomian Indonesia .
"Sebenarnya (resesi) kita sudah di depan mata, kita juga akan mengalami resesi, resesi adalah sesuatu yang tidak terelakkan," ujar Piter dalam diskusi online, Rabu (15/7/2020).
Piter menambahkan, resesi di Indonesia bisa diatasi dengan kunci dunia usaha dan sektor keuangan Tanah Air tetap dalam kondisi baik. "Resesi sesuatu yang tidak terelakkan, tetapi selama kita bisa pertahankan dunia usaha dan sektor riil maka kita harap dunia usaha dan sektor keuangan bisa recovery dengan cepat," kata dia.
(Baca Juga: Realisasi Indikator Makro RI Dipaparkan DPR, Ekonomi Masih Terbebani Corona )
Ekonom sekaligus Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah berpendapat, resesi yang terjadi di Singapura sekaligus menandakan resesi juga telah membayangi perekonomian Indonesia .
"Sebenarnya (resesi) kita sudah di depan mata, kita juga akan mengalami resesi, resesi adalah sesuatu yang tidak terelakkan," ujar Piter dalam diskusi online, Rabu (15/7/2020).
Piter menambahkan, resesi di Indonesia bisa diatasi dengan kunci dunia usaha dan sektor keuangan Tanah Air tetap dalam kondisi baik. "Resesi sesuatu yang tidak terelakkan, tetapi selama kita bisa pertahankan dunia usaha dan sektor riil maka kita harap dunia usaha dan sektor keuangan bisa recovery dengan cepat," kata dia.
Lihat Juga :