Proposal Bakrie harus ikuti aturan Inggris
Kamis, 06 Desember 2012 - 12:51 WIB
Proposal Bakrie harus ikuti aturan Inggris
A
A
A
Sindonews.com - Babak demi babak penyelesaiaan kisruh antara PT Bumi Resource Tbk (BUMI) dan BUMI Plc terus berkembang. Salah satu yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah keputusan atas propasal tukar guling kepemilikan saham yang diajukan Grup Bakrie.
Mengkritisi kondisi tersebut, Kepala Riset Trust Securities, Reza Priambada memandang, Grup Bakrie sebagai pihak yang mengajukan proposal harus mengikuti mekanisme pasar modal setempat, dimana BUMI Plc berkedudukan.
"Itu Bumi Plc kan secara administratif berkedudukan di sana (Inggris). Tentunya, kita pakai hukum di sana," ujar Reza saat dihubungi Sindonews, Kamis (6/12/2012).
Pandangan yang dilontarkan Reza sendiri adalah respon atas perkembangan terbaru tindak lanjut proposal yang diajukan Grup Bakrie kepada pihak Bumi Plc. Dalam tindak lanjutnya, proposal Bakrie tersebut masih terganjal mekanisme pengambilan kesepakatan oleh para pemegang saham, apakah proposal tersebut diterima atau ditolak.
Masalah itu sendiri timbul karena berdasarkan mekanisme korporasi yang berlaku di tempat Bumi Plc berkedudukan, besaran porsi kepemilikan saham tidak secara otomatis menyebabkan porsi hak suara dalam rapat umum pemegang saham juga meunjadi lebih besar.
Dengan demikian, proposal Bekrie tersebut terancam tidak disetujui dalam rapat pemegang saham kendati porsi kepemilikan saham Grup Bakrie dan Samin Tan lebih dari 40 persen.
Sementara, permasalahan hak suara dalam rapat pemegang saham di Bumi Plc itu tengah diaudit oleh UK Panel, sebuah lembaga yang bertugas mengawasi aktivitas perusahaan terbuka di Inggris, meliputi proses akuisisi, merger bisnis dan sebagainya.
"Kalau secara hukum sana (Inggris), ada perbedaan voting dengan hak kepemilikan (saham). Maka jelas yang mereka lihat kepemilikan Bumi Plc secara entitas hukum bukan individual," kata dia.
Bulan lalu, mantan Independent non-Executive Director Bumi Plc Nathaniel Rothschild mengirimkan proposal kepada Bumi Plc untuk menandingi proposal Grup Bakrie, yang berniat mengambil kembali saham BUMI dan PT Berau Energy Tbk (BRAU) di Bumi Plc sebesar USD1,2 miliar. Untuk mencapai rencana tersebut, Rothschild melalui Rothschild NR Investment bersama dengan mitra strategisnya berupaya mengumpulkan dana senilai USD270 juta.
Mengkritisi kondisi tersebut, Kepala Riset Trust Securities, Reza Priambada memandang, Grup Bakrie sebagai pihak yang mengajukan proposal harus mengikuti mekanisme pasar modal setempat, dimana BUMI Plc berkedudukan.
"Itu Bumi Plc kan secara administratif berkedudukan di sana (Inggris). Tentunya, kita pakai hukum di sana," ujar Reza saat dihubungi Sindonews, Kamis (6/12/2012).
Pandangan yang dilontarkan Reza sendiri adalah respon atas perkembangan terbaru tindak lanjut proposal yang diajukan Grup Bakrie kepada pihak Bumi Plc. Dalam tindak lanjutnya, proposal Bakrie tersebut masih terganjal mekanisme pengambilan kesepakatan oleh para pemegang saham, apakah proposal tersebut diterima atau ditolak.
Masalah itu sendiri timbul karena berdasarkan mekanisme korporasi yang berlaku di tempat Bumi Plc berkedudukan, besaran porsi kepemilikan saham tidak secara otomatis menyebabkan porsi hak suara dalam rapat umum pemegang saham juga meunjadi lebih besar.
Dengan demikian, proposal Bekrie tersebut terancam tidak disetujui dalam rapat pemegang saham kendati porsi kepemilikan saham Grup Bakrie dan Samin Tan lebih dari 40 persen.
Sementara, permasalahan hak suara dalam rapat pemegang saham di Bumi Plc itu tengah diaudit oleh UK Panel, sebuah lembaga yang bertugas mengawasi aktivitas perusahaan terbuka di Inggris, meliputi proses akuisisi, merger bisnis dan sebagainya.
"Kalau secara hukum sana (Inggris), ada perbedaan voting dengan hak kepemilikan (saham). Maka jelas yang mereka lihat kepemilikan Bumi Plc secara entitas hukum bukan individual," kata dia.
Bulan lalu, mantan Independent non-Executive Director Bumi Plc Nathaniel Rothschild mengirimkan proposal kepada Bumi Plc untuk menandingi proposal Grup Bakrie, yang berniat mengambil kembali saham BUMI dan PT Berau Energy Tbk (BRAU) di Bumi Plc sebesar USD1,2 miliar. Untuk mencapai rencana tersebut, Rothschild melalui Rothschild NR Investment bersama dengan mitra strategisnya berupaya mengumpulkan dana senilai USD270 juta.
(rna)
Lihat Juga :