Laba UNVR Melonjak 245%, Unilever PLC Optimistis Bisnis di Indonesia Pulih

Senin, 28 April 2025 - 15:37 WIB
loading...
Laba UNVR Melonjak 245%,...
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan kenaikan laba bersih secara kuartalan. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mencatatkan lonjakan laba bersih sebesar 245% secara kuartalan (quarter on quarter/qoq) pada kuartal I-2025 menjadi Rp1,24 triliun. Meski secara tahunan (year on year/yoy) masih turun 15%, kinerja ini menandai awal pemulihan setelah periode tekanan operasional.

Lonjakan laba didorong oleh perbaikan margin usaha dan stabilisasi margin kotor. Perusahaan juga menerapkan efisiensi operasional dan pengelolaan biaya secara disiplin. Belanja iklan tetap dikendalikan guna menjaga kekuatan merek di tengah persaingan pasar.

Baca Juga: Laba Bersih Unilever Indonesia Melonjak 244,7% di Kuartal I-2025

Dalam laporan resmi Unilever PLC selaku induk usaha yang dirilis di laman investor relations, manajemen menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas yang mencatatkan tren perbaikan. Optimisme itu ditopang oleh penguatan distribusi, stabilisasi harga dan peningkatan eksekusi di lapangan.

Selain Indonesia, China juga disebut berhasil menata ulang bisnisnya dan diproyeksikan akan mencatatkan perbaikan yang progresif sepanjang tahun ini.

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, menyebut perbaikan kinerja pada awal tahun ini merupakan hasil dari sejumlah langkah strategis.

"Meskipun hasil kuartal pertama kami masih terkoreksi dibandingkan tahun lalu, kami mencatat peningkatan signifikan secara kuartalan dalam pertumbuhan dan profitabilitas," ujarnya dalam pernyataannya, Senin (28/4/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Gelar RUPS Luar Biasa,...
Gelar RUPS Luar Biasa, Brigit Biofarmaka Teknologi Bahas Penyesuaian Klasifikasi Usaha
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
Lowongan Unilever Future...
Lowongan Unilever Future Leaders Programme 2026 Dibuka, Fresh Graduate dan Profesional Muda Bisa Daftar
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
Laba Bersih IRRA Melonjak...
Laba Bersih IRRA Melonjak 924,6%, Tumbuh Pesat di Sektor Kesehatan
Rekomendasi
Nathalie Holscher Resmi...
Nathalie Holscher Resmi Menikah, Sule Ucapkan Selamat dan Titip Adzam
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved