CNKO target pendapatan akhir tahun Rp1,2 T
Kamis, 06 Desember 2012 - 18:15 WIB
CNKO target pendapatan akhir tahun Rp1,2 T
A
A
A
Sindonews.com - Emiten sektor pertambangan batu bara, PT Exploitasi Energi Indonesia (CNKO) menargetkan pendapatan hingga akhir tahun 2012 sebesar Rp1,2 triliun.
Direktur Utama CNKO, Henry Sitanggang menerangkan, angka tersebut lebih besar dibanding jumlah pendapatan perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
"Target kita sekitar 10 sampai 15 persen lebih tinggi dibandingkan pendapatan kami tahun lalu," terang dia di Gedung World Trade Center, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Pada tahun lalu, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp1,04 triliun. Hingga kuartal III tahun ini, pendapatan yang berhasil dibukukan perusahaan senilai Rp900 miliar.
Sementara, proyeksi pendapatan hingga akhir tahun, kata dia, sebagian besar masih dikontribusi oleh aktivitas utama perseroan, yakni dari penjualan batu bara (coal trading). Sedangkan sisanya dikontribusi dari bisnis pembangkit listrik dan terminal batu bara.
"Sejauh ini kan tidak ada perubahan 95 persen masih dari coal trading, dan 5 persen dari power plant (pembangkit listrik) dan infrastruktur berupa coal terminal," tutupnya.
Direktur Utama CNKO, Henry Sitanggang menerangkan, angka tersebut lebih besar dibanding jumlah pendapatan perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya.
"Target kita sekitar 10 sampai 15 persen lebih tinggi dibandingkan pendapatan kami tahun lalu," terang dia di Gedung World Trade Center, Jakarta, Kamis (6/12/2012).
Pada tahun lalu, perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp1,04 triliun. Hingga kuartal III tahun ini, pendapatan yang berhasil dibukukan perusahaan senilai Rp900 miliar.
Sementara, proyeksi pendapatan hingga akhir tahun, kata dia, sebagian besar masih dikontribusi oleh aktivitas utama perseroan, yakni dari penjualan batu bara (coal trading). Sedangkan sisanya dikontribusi dari bisnis pembangkit listrik dan terminal batu bara.
"Sejauh ini kan tidak ada perubahan 95 persen masih dari coal trading, dan 5 persen dari power plant (pembangkit listrik) dan infrastruktur berupa coal terminal," tutupnya.
(rna)
Lihat Juga :