Akhiri pekan, IHSG dibuka melemah
Jum'at, 07 Desember 2012 - 10:28 WIB
Akhiri pekan, IHSG dibuka melemah
A
A
A
Sindonews.com - Mengawali perdagangan akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka langsung melemah. Padahal, semua bursa di Asia terpantau menguat.
IHSG, pada awal perdagangan Jumat (7/12/2012) turun 5,08 poin atau 0,12 persen ke 4.287,52. LQ45 terpantau merosot 1,31 poin atau 0,2 persen ke 726,77, IDX30 turun 0,69 poin atau 0,2 persen ke 367,51, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) merosot 1,23 poin atau 0,1 persen ke 588,63.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp122,286 miliar dengan 125,427 juta lembar saham diperdagangkan. Di sisi lain, investor asing terpantau melakukan aksi jual sebesar Rp16,399 miliar. Sebanyak 50 saham menguat, 31 saham melemah, dan 93 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung indeks saham bergerak dua arah. Sektor tambang, aneka industri, perdagangan, properti dan infrastruktur terpantu menguat tipis. Sedangkan sektor manufaktur, agrikultur, keuangan, dengan sektor industri dasar memimpin penurunan dengan 4,48 poin atau 0,9 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 ke Rp55.100, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) naik Rp175 ke Rp3.425, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp100 ke Rp8.900.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp550 menjadi Rp22,450, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp400 menjadi Rp39.300, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp350 menjadi Rp18.250.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak menguat. Shanghai naik 10,91 poin atau 0,54 persen, indeks Hang Seng menguat 108,70 poin atau 0,49 persen, dan indeks Nikkei melaju 16,05 poin atau 0,17 persen, dan indeks Straits Times menguat 24,03 poin atau 0,78 persen.
IHSG, pada awal perdagangan Jumat (7/12/2012) turun 5,08 poin atau 0,12 persen ke 4.287,52. LQ45 terpantau merosot 1,31 poin atau 0,2 persen ke 726,77, IDX30 turun 0,69 poin atau 0,2 persen ke 367,51, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) merosot 1,23 poin atau 0,1 persen ke 588,63.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp122,286 miliar dengan 125,427 juta lembar saham diperdagangkan. Di sisi lain, investor asing terpantau melakukan aksi jual sebesar Rp16,399 miliar. Sebanyak 50 saham menguat, 31 saham melemah, dan 93 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung indeks saham bergerak dua arah. Sektor tambang, aneka industri, perdagangan, properti dan infrastruktur terpantu menguat tipis. Sedangkan sektor manufaktur, agrikultur, keuangan, dengan sektor industri dasar memimpin penurunan dengan 4,48 poin atau 0,9 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp300 ke Rp55.100, PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) naik Rp175 ke Rp3.425, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp100 ke Rp8.900.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp550 menjadi Rp22,450, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp400 menjadi Rp39.300, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp350 menjadi Rp18.250.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak menguat. Shanghai naik 10,91 poin atau 0,54 persen, indeks Hang Seng menguat 108,70 poin atau 0,49 persen, dan indeks Nikkei melaju 16,05 poin atau 0,17 persen, dan indeks Straits Times menguat 24,03 poin atau 0,78 persen.
(gpr)
Lihat Juga :