29 reksa dana saham lampaui kinerja IHSG
Sabtu, 08 Desember 2012 - 14:50 WIB
29 reksa dana saham lampaui kinerja IHSG
A
A
A
Sindonews.com - Kinerja rata-rata reksa dana saham dari sisi imbal hasil (return) hingga akhir November 2012 tercatat sebesar 9,35 persen. Positifnya kinerja reksa dana saham tersebut seiring positifnya kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) pada periode yang sama.
Berdasarkan data Infovesta Utama, kinerja rata-rata IHSG pada akhir bulan lalu tercatat sebesar 11,88 persen. Sementara itu, dari 103 reksa dana saham yang diriset Infovesta, terdapat 29 reksa dana saham yang melampaui kinerja IHSG.
Dari 29 reksa dana tersebut, lima reksa dana dengan kinerja rata-rata tertinggi, yakni Sam Indonesia Equity Fund dengan kinerja sebesar 40,23 persen, MNC Dana Ekuitas dengan kinerja 31,43 persen, Syailendra Equity Opportunity Fund dengan kinerja 25,01 persen, TRAM Consumption Plus dengan kinerja 22,77 persen dan Danareksa Mawar Konsumer 10 dengan kinerja 22,46 persen.
Sementara, reksa dana saham dengan kinerja minus pada periode tersebut tercatat sebanyak tujuh reksa dana, diantaranya Batavia Dana Saham Agro dengan kinerja minus 14,02 persen, Prospera Bijak munis 22,86 persen dan Mandiri Komoditas Syariah Plus dengan kinerja minus 16,61 persen.
Analis PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya menuturkan, masih ada potensi bagi reksa dana untuk meningkatkan kinerjanya hingga akhir tahun ini.
"Selain publikasi laporan keuangan yang cukup bagus, kondisi ekonomi yang saya rasa masih masuk kategori baik, dan juga efek windows dressing di akhir tahun mengakibatkan potensi pasar untuk memberikan return positif cukup terbuka," kata dia kepada Sindonews belum lama ini.
Kendati demikian, menurut dia, investor harus berhati-hati terhadap beberapa faktor penghambat. Salah satunya adalah posisi indeks yang sudah cukup tinggi. Hal ini berpotensi mengakibatkan adanya aksi ambil untung (profit taking).
Investor yang ingin berinvestasi di akhir tahun ini, saran dia, ada baiknya memanfaatkan momen kenaikan bursa di akhir tahun yang terjadi karena fenomena window dressing, yang biasanya terjadi sepanjang bulan Desember.
Berdasarkan data Infovesta Utama, kinerja rata-rata IHSG pada akhir bulan lalu tercatat sebesar 11,88 persen. Sementara itu, dari 103 reksa dana saham yang diriset Infovesta, terdapat 29 reksa dana saham yang melampaui kinerja IHSG.
Dari 29 reksa dana tersebut, lima reksa dana dengan kinerja rata-rata tertinggi, yakni Sam Indonesia Equity Fund dengan kinerja sebesar 40,23 persen, MNC Dana Ekuitas dengan kinerja 31,43 persen, Syailendra Equity Opportunity Fund dengan kinerja 25,01 persen, TRAM Consumption Plus dengan kinerja 22,77 persen dan Danareksa Mawar Konsumer 10 dengan kinerja 22,46 persen.
Sementara, reksa dana saham dengan kinerja minus pada periode tersebut tercatat sebanyak tujuh reksa dana, diantaranya Batavia Dana Saham Agro dengan kinerja minus 14,02 persen, Prospera Bijak munis 22,86 persen dan Mandiri Komoditas Syariah Plus dengan kinerja minus 16,61 persen.
Analis PT Infovesta Utama Edbert Suryajaya menuturkan, masih ada potensi bagi reksa dana untuk meningkatkan kinerjanya hingga akhir tahun ini.
"Selain publikasi laporan keuangan yang cukup bagus, kondisi ekonomi yang saya rasa masih masuk kategori baik, dan juga efek windows dressing di akhir tahun mengakibatkan potensi pasar untuk memberikan return positif cukup terbuka," kata dia kepada Sindonews belum lama ini.
Kendati demikian, menurut dia, investor harus berhati-hati terhadap beberapa faktor penghambat. Salah satunya adalah posisi indeks yang sudah cukup tinggi. Hal ini berpotensi mengakibatkan adanya aksi ambil untung (profit taking).
Investor yang ingin berinvestasi di akhir tahun ini, saran dia, ada baiknya memanfaatkan momen kenaikan bursa di akhir tahun yang terjadi karena fenomena window dressing, yang biasanya terjadi sepanjang bulan Desember.
(rna)
Lihat Juga :