Pertengahan 2013, harga elpiji 12 kg naik Rp2.000/kg
Sabtu, 08 Desember 2012 - 16:05 WIB
Pertengahan 2013, harga elpiji 12 kg naik Rp2.000/kg
A
A
A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) memastikan akan ada kenaikan harga gas elpiji 12 kilogram (kg) pada 2013 mendatang. Kenaikan harga ini hanya tinggal menunggu waktu yang tepat.
"Pertamina memutuskan akan menaikkan harga, tinggal lihat timing (waktu) -nya," tutur Direktur Direktur Niaga dan Pemasaran Pertamina Hanung Budya di GBK, Jakarta, Sabtu (8/12/2012).
Hanung mengemukakan, Pertamina mau tidak mau harus menaikkan harga elpiji 12 kg untuk menghindari kerugian terus menerus. Dia memperkirakan, harga elpiji tersebut akan dinaikkan sekitar Rp2.000 per kg.
"Minimal pertengahan tahun naik Rp2.000 karena BUMN itu tidak boleh rugi. Kalau rugi kita disalahkan dan itu jadi beban kita," ujarnya.
Kerugian akibat terlalu rendahnya harga elpiji 12 kg ini, kata Hanung, mencapai Rp5 triliun pada 2012. Menurut dia, kerugian tersebut seharusnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih prioritas, seperti pembangunan infrastruktur guna menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepannya.
"Rugi Rp5 triliun untuk subsidi orang kaya, kita akan naikkan harga bertahap. Uang itu harusnya bisa buat bangun infrastruktur," tutur dia.
"Pertamina memutuskan akan menaikkan harga, tinggal lihat timing (waktu) -nya," tutur Direktur Direktur Niaga dan Pemasaran Pertamina Hanung Budya di GBK, Jakarta, Sabtu (8/12/2012).
Hanung mengemukakan, Pertamina mau tidak mau harus menaikkan harga elpiji 12 kg untuk menghindari kerugian terus menerus. Dia memperkirakan, harga elpiji tersebut akan dinaikkan sekitar Rp2.000 per kg.
"Minimal pertengahan tahun naik Rp2.000 karena BUMN itu tidak boleh rugi. Kalau rugi kita disalahkan dan itu jadi beban kita," ujarnya.
Kerugian akibat terlalu rendahnya harga elpiji 12 kg ini, kata Hanung, mencapai Rp5 triliun pada 2012. Menurut dia, kerugian tersebut seharusnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih prioritas, seperti pembangunan infrastruktur guna menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepannya.
"Rugi Rp5 triliun untuk subsidi orang kaya, kita akan naikkan harga bertahap. Uang itu harusnya bisa buat bangun infrastruktur," tutur dia.
(rna)
Lihat Juga :