Pagu subsidi energi akan dibatasi

Selasa, 11 Desember 2012 - 15:31 WIB
Pagu subsidi energi...
Pagu subsidi energi akan dibatasi
A A A
Sindonews.com - Subsidi energi pemerintah yang besar menyebabkan beberapa masalah pada kesehatan fiskal Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan energi yang tepat, sehingga anggaran pemerintah dapat terjaga.

Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengungkapkan, pemerintah memang selalu memprioritsakan pengelolaan subsidi energi. Subsidi ini, paling banyak digunakan untuk mengimpor Bahan Bakar Minyak (BBM)

"Subsidi pada 2013 sudah mencapai Rp317 triliun, dan subsidi BBM sendiri bisa mencapai Rp200 triliun. Jadi harus ada upaya untuk bisa mengelola subsidi agar bisa tepat sasaran," kata Agus Marto kala ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/12/2012).

Menurutnya, jika subsidi tersebut dapat ditekan, maka subsidi tersebut dapat dialihkan pada pos-pos yang benar-benar membutuhkan. "Kita tahu jumlah subsidi itu ternyata jumlahnya lebih besar dari belanja infrasruktur, belanja modal," tambah dia.

Menkeu menjelaskan, pemerintah bukannya berdiam diri saja dengan adanya kuota BBM yang selalu melampaui target. Menurutnya, pada awal 2012 dia pernah mengusulkan untuk mematok pagu dari BBM bersebusidi namun usul tersebut ditolak.

"Kita pernah diskusikan itu dengan DPR, di mana jumlah subsidi disepakati jumlahnya kemudian ditranslasikan dalam bentuk subsidi per liter. Tetapi kalau terjadi kenaikan harga minyak dunia mesti ada penyesuaian di harga eceran BBM atau listrik. Tapi saat yang lalu, kita belum mendapat persetujuan," jelas dia.

Oleh karena itu, melihat tingginya overkuota BBM ini, dia berencana untuk kembali mengkaji pembatasan pagu untuk subsidi BBM. "Ke depan itu salah satu alternatif yang kita kembangkan. Itu ide yang baik," tukas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Asyik, Subsidi BBM dan...
Asyik, Subsidi BBM dan Listrik Diperpanjang Pemerintah Hingga 2021
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Kebijakan Penerapan Subsidi Energi
Jokowi: Subsidi Energi...
Jokowi: Subsidi Energi Tembus Rp502,4 Triliun
Pemerintah Masih Mengkaji...
Pemerintah Masih Mengkaji Skema Penyaluran Subsidi Energi
Mendesak Reformasi Subsidi...
Mendesak Reformasi Subsidi Energi
Subsidi Energi Berbasis...
Subsidi Energi Berbasis Orang
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved