Pertamina pulau Bunyu siap tambah produksi minyak
Selasa, 11 Desember 2012 - 19:33 WIB
Pertamina pulau Bunyu siap tambah produksi minyak
A
A
A
Sindonews.com - Menghadapi tahun 2013, akan ada penambahan produksi minyak mentah yang dilakukan Pertamina EP. Salah satu yang menargetkan peningkatan hasil pengeboran minyak berasal dari lapangan minyak Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Timur (Kaltim).
Untuk mencapai itu, Pertamina EP Field Bunyu akan membuka sumur bor baru dan mengaktifkan sumur bor lama agar dapat meningkatkan produksi minyak mentah.
Pertamina EP Field Bunyu setiap bulan dua kali mengirimkan minyak mentah ke Unit Pengolahan Minyak di Balikpapan. Pengiriman menggunakan kapal tanker dengan sekali pengiriman mencapai 110 ribu barel. Sedangkan untuk produksi gas ada yang dikirim ke PLN di Tarakan melalui pipa gas bawah laut dan juga dikirim ke PLN Pulau Bunyu sendiri.
“Di Pulau Bunyu ada 226 sumur bor dan yang beroperasi baru 35 sumur. Pada tahun 2013 nanti kita akan kembangkan tapi tidak hanya dari sumur bor saat ini, tapi membuka kembali sumur-sumur yang lama sehingga menambah titik serap,” kata Field Manager Pertamina EP Field Bunyu, Suyitno Salinleho, Selasa (11/12/2012).
Suyitno menambahkan, sumur-sumur minyak yang lama nanti juga akan meningkatkan produksi minyak. Dari sumur bor lama akan dilakukan reparasi salah satunya adalah pindah lapisan. “Kalau akhirnya dapat sumur baru, itu saya anggap sebagai bonus. Jadi ke depan yang akan saya kejar adalah sumur lama ini akan saya hidupkan,” tambahnya.
Dari sisi pembiayaan, mengaktifkan kembali sumur-sumur lama jauh lebih murah daripada membangun sumur bor baru. Sumur bor lama yang diaktifkan tidak hanya buatan Pertamina sendiri, namun sumur bor yang dibangun sejak jaman Belanda juga akan diaktifkan kembali.
Untuk mencapai itu, Pertamina EP Field Bunyu akan membuka sumur bor baru dan mengaktifkan sumur bor lama agar dapat meningkatkan produksi minyak mentah.
Pertamina EP Field Bunyu setiap bulan dua kali mengirimkan minyak mentah ke Unit Pengolahan Minyak di Balikpapan. Pengiriman menggunakan kapal tanker dengan sekali pengiriman mencapai 110 ribu barel. Sedangkan untuk produksi gas ada yang dikirim ke PLN di Tarakan melalui pipa gas bawah laut dan juga dikirim ke PLN Pulau Bunyu sendiri.
“Di Pulau Bunyu ada 226 sumur bor dan yang beroperasi baru 35 sumur. Pada tahun 2013 nanti kita akan kembangkan tapi tidak hanya dari sumur bor saat ini, tapi membuka kembali sumur-sumur yang lama sehingga menambah titik serap,” kata Field Manager Pertamina EP Field Bunyu, Suyitno Salinleho, Selasa (11/12/2012).
Suyitno menambahkan, sumur-sumur minyak yang lama nanti juga akan meningkatkan produksi minyak. Dari sumur bor lama akan dilakukan reparasi salah satunya adalah pindah lapisan. “Kalau akhirnya dapat sumur baru, itu saya anggap sebagai bonus. Jadi ke depan yang akan saya kejar adalah sumur lama ini akan saya hidupkan,” tambahnya.
Dari sisi pembiayaan, mengaktifkan kembali sumur-sumur lama jauh lebih murah daripada membangun sumur bor baru. Sumur bor lama yang diaktifkan tidak hanya buatan Pertamina sendiri, namun sumur bor yang dibangun sejak jaman Belanda juga akan diaktifkan kembali.
(gpr)
Lihat Juga :