Gerak IHSG masih terbatas
Rabu, 12 Desember 2012 - 08:27 WIB
Gerak IHSG masih terbatas
A
A
A
Sindonews.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) tampaknya belum bisa terlalu leluasa dalam melakukan penguatannya. IHSH pada hari ini IHSG diperkirakan akan berada pada support 4.285-4.302 dan resistance 4.323-4.336.
"Pada perdagangan Rabu (12/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.285-4.302 dan resistance 4.323-4.336," terang Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Rabu (12/12/2012).
Dari pengamatannya, IHSG tampak berpola kembali spinning dan juga hampir menyerupai three white soldier serta mencoba melampaui middle bollinger bands. MACD bergerak mendatar dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba upreversal dari area oversold.
"IHSG kembali memperlihatkan keragu-raguannya untuk menguat signifikan. Padahal IHSG masih ada gap atas di level 4.323-4.333 yang belum tertutupi," kata dia.
Masih variatifnya sentimen yang ada membuat laju IHSG pun masih akan terbatas, meski terdapat peluang melanjutkan penguatan. Pada perdagangan kemarin, IHSG masih mengulang pergerakan seperti sebelumnya dimana bergerak variatif hingga menyelam ke zona merah dan menguat jelang akhir perdagangan.
Pergerakan bursa saham Asia yang variatif dengan naik terbatas serta pembukaan bursa saham Eropa yang tidak jauh berbeda kondisinya membuat laju IHSG pun sempat tertahan. Apalagi masih adanya nett sell asing sehingga turut mempengaruhi psikologis pasar yang menjadi tidak terlalu agresif sepanjang perdagangan kemarin.
Beberapa saham blue chips mulai kembali diperdagangkan, dimana sebelumnya lebih banyak saham-saham lapis kedua yang bermain. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.325,55 (level tertingginya) di pertengahan sesi satu dan menyentuh level 4.290,29 (level terendahnya) jelang akhir sesi kedua dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.317,92.
Volume perdagangan tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
"Pada perdagangan Rabu (12/12) diperkirakan IHSG akan berada pada support 4.285-4.302 dan resistance 4.323-4.336," terang Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada, Rabu (12/12/2012).
Dari pengamatannya, IHSG tampak berpola kembali spinning dan juga hampir menyerupai three white soldier serta mencoba melampaui middle bollinger bands. MACD bergerak mendatar dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba upreversal dari area oversold.
"IHSG kembali memperlihatkan keragu-raguannya untuk menguat signifikan. Padahal IHSG masih ada gap atas di level 4.323-4.333 yang belum tertutupi," kata dia.
Masih variatifnya sentimen yang ada membuat laju IHSG pun masih akan terbatas, meski terdapat peluang melanjutkan penguatan. Pada perdagangan kemarin, IHSG masih mengulang pergerakan seperti sebelumnya dimana bergerak variatif hingga menyelam ke zona merah dan menguat jelang akhir perdagangan.
Pergerakan bursa saham Asia yang variatif dengan naik terbatas serta pembukaan bursa saham Eropa yang tidak jauh berbeda kondisinya membuat laju IHSG pun sempat tertahan. Apalagi masih adanya nett sell asing sehingga turut mempengaruhi psikologis pasar yang menjadi tidak terlalu agresif sepanjang perdagangan kemarin.
Beberapa saham blue chips mulai kembali diperdagangkan, dimana sebelumnya lebih banyak saham-saham lapis kedua yang bermain. Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level 4.325,55 (level tertingginya) di pertengahan sesi satu dan menyentuh level 4.290,29 (level terendahnya) jelang akhir sesi kedua dan akhirnya berhasil bertengger di level 4.317,92.
Volume perdagangan tercatat turun dan nilai total transaksi tercatat naik. Investor asing mencatatkan nett sell dengan kenaikan nilai transaksi beli dan nilai transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett buy.
(rna)
Lihat Juga :