Grup Bakrie apresiasi keputusan Bumi Plc
Kamis, 13 Desember 2012 - 11:28 WIB
Grup Bakrie apresiasi keputusan Bumi Plc
A
A
A
Sindonews.com - Grup Bakrie menghargai dan mengapresiasi keputusan Dewan Direksi Bumi Plc yang telah mengakui adanya aksi ilegal pembajakan terhadap email perusahaan yang menjadi awal dilakukannya investigasi yang panjang dan mahal.
Keputusan ini sekaligus membuktikan tidak ada "wistleblower" terkait informasi yang menjadi polemik selama ini. Justru yang terjadi adalah, informasi yang diperoleh secara illegal tersebut kebenarannya patut untuk diragukan.
"Keputusan Dewan Direksi Bumi Plc membuktikan bahwa informasi yang muncul selama ini hanya didesain untuk kepentingan tertentu dan kebenarannya sangat meragukan. Apalagi informasi itu diperoleh secara ilegal. Kami sangat menghargai dan mengapresiasi keputusan Dewan Direksi Bumi Plc tersebut," tegas Juru Bicara Grup Bakrie, Chris Fong dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/12/2012).
Chris menambahkan, dengan adanya pengakuan bahwa tidak ada "whistleblower", Grup Bakrie akan terus mengungkap siapa pelaku di belakang semua ini dan pelaku tersebut harus diadili secara hukum.
Terlebih lagi, bukti-bukti yang ada semakin memperkuat indikasi bahwa ada dokumen yang sengaja dirubah atau "dipermak" sedemikian rupa untuk menciptakan gambaran negatif mengenai Grup Bakrie. Chris berkeyakinan kepolisian tidak lama lagi akan bisa segera mengungkap kebenaran dan menghukum pelakunya.
"Kami mendengar bahwa pihak kepolisian memberikan perhatian luar biasa terhadap kasus tindak pidana ini. Dengan kemampuan aparat kepolisian kita, kami optimis kasus ini bisa dituntaskan dan menghukum pelakunya," tambahnya.
Terkait dengan rencana grup Bakrie untuk keluar dari Bumi Plc, Dewan Direksi Bumi Plc juga telah mengonfirmasi mengenai tidak adanya dukungan dari pemegang saham Bumi Plc, Borneo Lumbung Energy, atau Bukit Mutiara, atas proposal tandingan yang diajukan oleh Nathanael (Nath) Rothschild. Dengan demikian, proposal Nath tidak dapat ditindaklanjuti.
Chris mengatakan, investor yang mendukung Nath semuanya bukan pemegang saham di tiga perusahaan yang terkait dengan Bumi Plc, sehingga masuknya mereka justru akan merugikan pemegang saham lama. Sebab, dana yang dibawa oleh investor tersebut hanya sebagian kecil dari kebutuhan dana yang akan digunakan untuk membeli saham Rosan P. Roslani dan Samin Tan di Bumi Plc. Sementara sebagian besar dana pembelian itu akan menggunakan dana milik Bumi Plc.
"Hemat kami, keputusan dewan direksi Bumi Plc menolak proposal Nath sangat tepat. Keputusan itu sangat melindungi investor minoritas di Bumi Plc," tandas Chris
Menyusul keputusan dalam rapat dewan direksi kemarin 12 Desember 2012, saat ini Dewan Direksi Bumi Plc mulai fokus untuk melaksanakan tahap pertama dari proposal Grup Bakrie dimana Grup Bakrie akan keluar dari Bumi plc dan Bumi Plc akan segera mendivestasikan sahamnya di Bumi Resources, Tbk.
Keputusan ini sekaligus membuktikan tidak ada "wistleblower" terkait informasi yang menjadi polemik selama ini. Justru yang terjadi adalah, informasi yang diperoleh secara illegal tersebut kebenarannya patut untuk diragukan.
"Keputusan Dewan Direksi Bumi Plc membuktikan bahwa informasi yang muncul selama ini hanya didesain untuk kepentingan tertentu dan kebenarannya sangat meragukan. Apalagi informasi itu diperoleh secara ilegal. Kami sangat menghargai dan mengapresiasi keputusan Dewan Direksi Bumi Plc tersebut," tegas Juru Bicara Grup Bakrie, Chris Fong dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/12/2012).
Chris menambahkan, dengan adanya pengakuan bahwa tidak ada "whistleblower", Grup Bakrie akan terus mengungkap siapa pelaku di belakang semua ini dan pelaku tersebut harus diadili secara hukum.
Terlebih lagi, bukti-bukti yang ada semakin memperkuat indikasi bahwa ada dokumen yang sengaja dirubah atau "dipermak" sedemikian rupa untuk menciptakan gambaran negatif mengenai Grup Bakrie. Chris berkeyakinan kepolisian tidak lama lagi akan bisa segera mengungkap kebenaran dan menghukum pelakunya.
"Kami mendengar bahwa pihak kepolisian memberikan perhatian luar biasa terhadap kasus tindak pidana ini. Dengan kemampuan aparat kepolisian kita, kami optimis kasus ini bisa dituntaskan dan menghukum pelakunya," tambahnya.
Terkait dengan rencana grup Bakrie untuk keluar dari Bumi Plc, Dewan Direksi Bumi Plc juga telah mengonfirmasi mengenai tidak adanya dukungan dari pemegang saham Bumi Plc, Borneo Lumbung Energy, atau Bukit Mutiara, atas proposal tandingan yang diajukan oleh Nathanael (Nath) Rothschild. Dengan demikian, proposal Nath tidak dapat ditindaklanjuti.
Chris mengatakan, investor yang mendukung Nath semuanya bukan pemegang saham di tiga perusahaan yang terkait dengan Bumi Plc, sehingga masuknya mereka justru akan merugikan pemegang saham lama. Sebab, dana yang dibawa oleh investor tersebut hanya sebagian kecil dari kebutuhan dana yang akan digunakan untuk membeli saham Rosan P. Roslani dan Samin Tan di Bumi Plc. Sementara sebagian besar dana pembelian itu akan menggunakan dana milik Bumi Plc.
"Hemat kami, keputusan dewan direksi Bumi Plc menolak proposal Nath sangat tepat. Keputusan itu sangat melindungi investor minoritas di Bumi Plc," tandas Chris
Menyusul keputusan dalam rapat dewan direksi kemarin 12 Desember 2012, saat ini Dewan Direksi Bumi Plc mulai fokus untuk melaksanakan tahap pertama dari proposal Grup Bakrie dimana Grup Bakrie akan keluar dari Bumi plc dan Bumi Plc akan segera mendivestasikan sahamnya di Bumi Resources, Tbk.
(gpr)
Lihat Juga :