Sesi I, IHSG makin terperosok 29 poin
Kamis, 13 Desember 2012 - 12:37 WIB
Sesi I, IHSG makin terperosok 29 poin
A
A
A
Sindonews.com - Setelah dibuka melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin terperosok pada paruh waktu perdagangan hari ini. Tak tanggung-tanggung, IHSG anjlok hingga 29 poin ke level 4.308.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan Kamis (13/12/2012) anjlok 29,04 poin atau 0,67 persen ke 4.308,49. LQ45 turun tajam 6,02 poin atau 0,8 persen ke 736,67, indeks IDX30 najlok 3,32 poin atau 0,9 persen, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) terjun 5,82 poin atau satu persen.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,235 triliun dari 3,724 miliar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing juga mencatat aksi beli sebesar Rp143,188 miliar. Sebanyak 80 saham menguat, 166 saham melemah, dan 93 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung IHSG terpantau bergerak dua arah. Sektor konsumi turun tajam 2,18 poin atau 4 persen, dan sektor manufaktur turun 17 poin atau 1,5 persen, sementara sektor agrikultur, keuangan, infrastruktur, properti juga turun cukup dalam. Sementara sektor tambang memapu naik satu persen, sekotr industri dasar naik 4,07 poin atau 0,8 persen dan sektor aneka industri naik tipis 1,07 poin atau 0,1 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp350 ke Rp22.700, PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik Rp300 ke Rp5.650, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 ke Rp19.250.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp2.600 menjadi Rp20.550, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp900 menjadi Rp57.250, dan PT Astra Agro Lesatari Tbk (AALI) turun Rp450 menjadi Rp18.850.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak dua arah. Hang Seng stagnan 4,38 poin, Straits Times naik 11,42 poin atau 0,36 persen, Shanghai turun 14,19 poin atau 0,68 persen, dan indeks Nikkei meroket 174,66 poin atau 1,82 persen.
IHSG, pada penutupan sesi I perdagangan Kamis (13/12/2012) anjlok 29,04 poin atau 0,67 persen ke 4.308,49. LQ45 turun tajam 6,02 poin atau 0,8 persen ke 736,67, indeks IDX30 najlok 3,32 poin atau 0,9 persen, dan Jakarta Islamic Indeks (JII) terjun 5,82 poin atau satu persen.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp3,235 triliun dari 3,724 miliar saham diperdagangkan. Selain itu, investor asing juga mencatat aksi beli sebesar Rp143,188 miliar. Sebanyak 80 saham menguat, 166 saham melemah, dan 93 saham bergerak stagnan.
Sektor pendukung IHSG terpantau bergerak dua arah. Sektor konsumi turun tajam 2,18 poin atau 4 persen, dan sektor manufaktur turun 17 poin atau 1,5 persen, sementara sektor agrikultur, keuangan, infrastruktur, properti juga turun cukup dalam. Sementara sektor tambang memapu naik satu persen, sekotr industri dasar naik 4,07 poin atau 0,8 persen dan sektor aneka industri naik tipis 1,07 poin atau 0,1 persen.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik Rp350 ke Rp22.700, PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik Rp300 ke Rp5.650, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 ke Rp19.250.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp2.600 menjadi Rp20.550, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp900 menjadi Rp57.250, dan PT Astra Agro Lesatari Tbk (AALI) turun Rp450 menjadi Rp18.850.
Sementara bursa Asia terpantau bergerak dua arah. Hang Seng stagnan 4,38 poin, Straits Times naik 11,42 poin atau 0,36 persen, Shanghai turun 14,19 poin atau 0,68 persen, dan indeks Nikkei meroket 174,66 poin atau 1,82 persen.
(gpr)
Lihat Juga :